kubikel

Mau Lebih Unggul dari AI? Asah Kemampuan Kreatif Kamu Sekarang Juga!

Jumat, 19 September 2025 | 21:19 WIB
Ilustrasi teknologi AI dan fitnah digital (Foto: DailyNotif.com/AI)

Itu sebabnya, kamu sering lebih kreatif ketika sedang tidak terlalu “menyensor diri”. Misalnya, saat mandi, jalan santai, atau bengong dan tiba-tiba muncul ide cemerlang yang sebelumnya mentok.

Baca Juga: Selain Hemat Biaya, Kerja di Luar Negeri Tanpa Agen Juga Memberikan Kamu Lebih Banyak Kendali

Belajar dari model kreativitas Graham Wallas

Lebih dari 100 tahun lalu, seorang psikolog bernama Graham Wallas memperkenalkan model proses kreatif yang masih relevan sampai sekarang.

Model ini punya empat tahap utama, yaitu:

- Persiapan. Ini tahap riset, yaitu dengan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dan pelajari masalahnya dari berbagai sisi.

- Inkubasi. Biarkan otak “istirahat” karena kadang ide muncul justru saat kamu berhenti memikirkannya terlalu keras. Bisa dengan mengalihkan ke pekerjaan lain atau sekadar bersantai.

- Pencerahan. Inilah momen “a-ha!” atau “Eureka!” ketika ide baru muncul tiba-tiba. Biasanya datang tanpa dipaksa, justru saat kamu sedang rileks.

- Verifikasi. Tahap terakhir adalah mengeksekusi ide. Uji, kembangkan, dan lihat apakah ide itu benar-benar bisa jalan.

Perlu diingat, proses ini tidak selalu berjalan lurus. Bisa saja bolak-balik dan itu sangat wajar.

Baca Juga: Bocoran Rumor Sistem Baru CPNS 2026 yang Lebih Fleksibel, tapi Persaingan Tetap Ketat!

Jadi, bagaimana supaya lebih kreatif?

Kuncinya adalah jangan terlalu keras pada diri sendiri. Beri ruang untuk mencoba, salah, lalu mencoba lagi.

Nikmati juga momen bosan karena sering kali ide terbaik lahir saat pikiran kita “nganggur”.

Di era AI, justru kreativitas manusia yang akan semakin dicari. Jadi, kalau merasa ide mandek, ingatlah bahwa kreativitas bukan bakat yang hilang, tetapi keterampilan yang bisa terus diasah.

Halaman:

Tags

Terkini