kubikel

Melamar Beberapa Posisi Berbeda di Satu Perusahaan Boleh Saja, tetapi Pertimbangkan Hal Ini!

Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:14 WIB
Ilustrasi: Boleh saja kok, melamar beberapa posisi yang berbeda dalam satu perusahaan, namun pertimbangkan juga syaratnya. (Freepik/Rawpixel.com)

PejuangKantoran.com - Di masa sekarang, mencari pekerjaan bukan hal yang mudah. Banyak orang mencoba berbagai cara agar bisa menonjol dan mendapat posisi yang diinginkan.

Beberapa bahkan mengirim banyak lamaran untuk posisi berbeda di perusahaan yang sama. Namun, langkah ini perlu dipertanyakan: apakah akan efektif untuk mendapatkan pekerjaan?

Nicole Kaiser, seorang head hunter di bidang teknologi, menjelaskan bahwa melamar beberapa posisi sekaligus dalam satu perusahaan besar sebenarnya hal yang cukup wajar.

Baca Juga: M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: “Semua Kembali ke Blok M” dan Semangat Kreativitas yang Baru

Cara ini bisa membantu kamu menarik perhatian tim rekrutmen, apalagi kalau posisi yang kamu lamar masih berkaitan satu sama lain.

Namun, situasinya bisa berbeda kalau kamu melamar di perusahaan kecil. Menurut Maribel Valencia, seorang perekrut korporat, manajer di perusahaan kecil biasanya lebih memperhatikan pelamar.

Jadi, kalau kamu melamar beberapa posisi sekaligus di perusahaan kecil, bisa saja kamu terlihat seperti tidak fokus atau bahkan terkesan putus asa. Hal ini bisa membuat peluang kamu justru berkurang.

Lamar ke posisi yang tepat

Melamar beberapa posisi masih aman dilakukan selama keterampilan kamu sesuai dengan kebutuhan tiap posisi. Misalnya, kalau perusahaan besar punya beberapa tim dengan peran yang mirip, melamar ke dua posisi sekaligus tidak masalah.

Kadang, kalau kamu sudah jadi kandidat kuat, tetapi belum terpilih, tim rekrutmen bisa saja merekomendasikan ke divisi lain. Namun, hal ini juga bisa berbalik arah.

Baca Juga: Lowongan Kerja Associate Lawyer di TRNP Law Firm buat yang Pengalaman di Dunia Litigasi

Jika seorang manajer punya pengalaman kurang baik dengan kamu di satu posisi, informasi itu bisa saja tersebar ke manajer lain, dan lamaran kamu jadi bisa diabaikan.

Masalah baru muncul ketika posisi yang kamu lamar tidak relevan dengan keahlian. Misalnya, kamu punya pengalaman sebagai analis bisnis, tetapi juga melamar posisi manajer proyek, penulis teknis, dan bahkan bankir.

Dari sudut pandang perekrut, hal ini terlihat tidak konsisten dan membuat mereka ragu dengan arah karier kamu. Karena itu, penting untuk tahu di mana kekuatan diri dan memilih posisi yang benar-benar sesuai.

Fokus pada kelebihan kamu

Halaman:

Tags

Terkini