Apalagi di era digital ini, orang bisa merekam kejadian apa saja dan bisa diunggah ke media sosial kapan saja dan menjadi jejak digital yang, boleh dibilang, tak bisa dihapus.
“Bisa jadi kamu hanya salah ngomong sedikit, tetapi videonya viral ke seluruh dunia,” kata Wilson.
Cara aman menyampaikan pendapat
Lalu, apa kita harus terus diam saja? Tentu tidak.
Wilson menyarankan untuk mulai melatih keberanian bicara dari hal-hal kecil. Misalnya, minta sesuatu yang berbeda di restoran atau menanyakan sesuatu di toko walaupun kamu sudah tahu jawabannya.
“Semakin sering kamu melatih diri untuk bicara, semakin mudah untuk menyampaikan pendapat di situasi yang lebih besar, seperti rapat kantor,” katanya.
Namun, perlu diingat bahwa cara bicara juga penting. Kleeman pernah mengalami sendiri saat suaranya terdengar terlalu keras ketika berbeda pendapat dengan bos.
Baca Juga: Ternyata Ini 7 Alasan Kenapa Pendapat Kamu Tak Didengar Orang Lain
Padahal saat itu Kleeman tak bermaksud “menyerang” sama sekali.
“Tetapi terdengar seperti itu. Jadinya suasana langsung hening,” ungkap Kleeman.
Jadi, yang penting tidak hanya berani mengatakan pendapat, tetapi juga bagaimana kamu menyampaikannya.
Pada akhirnya, seperti Barbie yang memilih jadi manusia di akhir filmnya, kita pun bisa belajar hal serupa. Mulailah menerima bahwa kita semua manusia yang bisa salah, bisa berbeda, tapi tetap bisa berusaha saling memahami.
Karena di tempat kerja, perbedaan bukan sesuatu yang harus ditakuti, tetapi peluang untuk tumbuh bersama. ***