PejuangKantoran.com - Di era persaingan kerja yang super ketat, membuat CV yang menonjol bukan lagi soal format yang rapi saja. Kamu juga perlu lebih kreatif dan strategis supaya CV terlihat berbeda dari ratusan lamaran lain.
Contohnya datang dari seorang pencari kerja yang mencantumkan streak 671 hari belajar Duolingo di bagian bahasa dalam CV-nya.
Dia bukan cuma bilang bisa berbahasa Inggris, tetapi juga mencantumkan rekor belajarnya setiap hari, plus pengetahuan dasar Bahasa Isyarat Amerika.
Seorang perekrut yang menemukan CV itu, Bilal Ashrafov, mengaku terkesan sampai mempertimbangkan untuk mencantumkan hal serupa di CV-nya sendiri. Meskipun awalnya ia ragu ini terlihat profesional atau tidak.
Namun, setelah dipikir-pikir, streak yang dicantumkan bisa menunjukkan komitmen dan kebiasaan belajar yang konsisten, meski latihan Duolingo sebenarnya bisa cuma satu menit sehari.
Banyak yang mendukung
Saat CV tersebut dibagikan di Reddit, banyak pengguna internet yang mendukung ide tersebut.
Ada yang bilang kalau hal itu bisa jadi pembuka percakapan menarik saat interview. Ada juga yang bilang bahwa jika mereka jadi perekrut, pasti akan memanggil kandidat itu untuk wawancara.
Memang, streak bukan bukti kemampuan bahasa secara langsung karena bisa saja dibeli. Namun, yang menarik bukan hanya angkanya, melainkan ini menunjukkan sisi personal dan kebiasaan positif kandidat.
Ini mengingatkan bahwa CV bukan hanya daftar pengalaman kerja dan keahlian teknis.
Keunikan diri bisa jadi nilai plus
Di era karier fleksibel, saat banyak orang punya lebih dari satu sumber penghasilan atau banyak proyek sampingan, hal-hal yang menunjukkan keunikan pribadi juga bisa jadi nilai tambah.
Jadi, selain pengalaman kerja dan skill utama, kamu bisa mempertimbangkan menambahkan hal-hal seperti berikut.