Pejuangkantoran.com – Rasa kantuk yang lebih kuat biasanya dialami oleh kamu yang menjalankan puasa Ramadhan, seperti saat ini.
Rasa kantuk ini bukan sekadar karena tidak “ngopi” di pagi hari, namun ada sejumlah faktor. Mulai dari perubahan jam biologis (karena harus bangun lebih awal untuk sahur), fluktuasi gula darah (yang saat turun membuatmu mengantuk), dehidrasi ringan, hingga memang karena tubuh tidak tersuplai kafein.
Tentu saja hal bukan lalu menjadi pembenaran kamu “malas-malasan” karena mengantuk. Ada sejumlah trik yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi rasa kantuk karena berpuasa ini.
Ini adalah pendekatan praktis yang bisa kamu lakukan dan berdasarkan pada fisiologi. Tujuannya untuk mengurangi kantuk saat puasa di kantor tanpa kafein.
Trik praktis ini disusun untuk diterapkan dari pagi hingga sore.
- Sebelum Berangkat Kerja
Ini adalah fondasi kamu untuk tetap segar dengans edikit rasa mengantuk saat di kantor. Yang pertama harus kamu lakukan adalah menu sahur yang tepat.
Menu sahurnya harus lengkap protein (telur/tempe/ayam), karbohidrat kompleks (oat/mnasi merah), lemak sehat secukupnya, dan serat.
Baca Juga: 4 Penyebab Rasa Kantuk yang Lebih Kuat Saat Menjalani Puasa Ramadhan di Kantor
Menu ini bertujuan untuk menstabilkan glukosa untuk 6-8 jam ke depan. Dengan begitu bisa menghindari energy crash (lemas) di siang hari.
Yang kedua, lakukan hidrasi yang tepat dan terukur. Asup cairan sebanyak kurang lebih 30-35 ml per kilogram berat badan kamu. Ini digunakan untuk hidrasi tubuh selama buka hingga sahur.
Indikator bahwa hidrasi kamu cukup adalah urin saat pagi hari warnanya kuning muda.
Yang ketiga, jika cuaca mendukung usahakan untuk terpapar sinar matahari pagi sekitar 5-10 menit. Ini akan menekan melatonin sisa yang masih bertahan di tubuh kamu setelah bangun tdiur.
Hormon ini berfungsi mengatur jam biologis (ritme sirakdian) dengan memberikan sinyal tidur.
Cahaya matahari ini juga akan meningkatkan kortisal fisiologi yang berfungsi untuk meningkatkan kadar gula darah, meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan tekanan darah ringan, dan membantu metabolisme lemak dan protein.