kubikel

Mengenal Lead Generation, Apa Perannya dalam Tim Sales dan Marketing dan Bagaimana Cara Kerjanya

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:57 WIB
Ilustrasi: Lead generation sering disebut sebagai fondasi dari strategi marketing yang sukses. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Sebagai karyawan baru di bidang sales dan marketing, mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana cara mendapatkan pelanggan yang benar-benar tertarik dengan produk dan jasa kamu?

Di perusahaan, ada yang namanya lead generation. Sederhananya, lead generation adalah proses mengidentifikasi dan menjaga hubungan dengan potential client yang tertarik dan ingin tahu produk atau jasa kamu tadi.

Mereka disebut "lead" atau prospek kalau sudah memberikan info kontak, seperti email atau nomor HP, dan menyatakan minat untuk mempelajari lebih lanjut dengan apa yang kamu tawarkan.

Baca Juga: Perusahaan Teknik Telekomunikasi Elabram Systems Buka Lowongan Talent Acquisition Associate Lead

Prospek ini memasuk ke corong penjualan (sales funnel) kamu, di mana tim marketing dan sales lalu menindaklanjuti dengan membangun hubungan dan mengubah mereka menjadi pelanggan.

Lead bisa datang dari mana-mana, asal menggunakan strategi content marketing yang tepat. Misalnya, dengan menulis blog post yang berguna, mengirim email campaign, posting di medsos, mengadakan webinar, atau bikin landing page menarik.

Kamu bisa memberikan sesuatu secara gratis, entah eBook atau newsletter, untuk mendapatkan info kontak mereka. Itu yang disebut Call to Action (CTA), pintu masuk buat obrolan yang pada akhirnya menghasilkan penjualan.

Mengapa lead generation dibutuhkan?

Karena ini pondasi utama strategi marketing yang sukses. Daripada asal menawarkan ke orang secara random, lebih baik fokus ke lead yang qualified dan kemungkinan besar akan membeli.

Pendekatan yang terarah ini memaksimalkan efisiensi, mengurangi pemborosan sumber daya, dan memastikan tim sales menerima peluang yang lebih siap ditindaklanjuti. 

Baca Juga: Dirut TVRI Iman Brotoseno Mengundurkan Diri karena Alasan Kesehatan

Selain itu, lead gen juga membuat brand kamu makin dikenal (bahkan menjangkau audiens baru), membangun kepercayaan, dan menciptakan pelanggan setia dalam jangka panjang.

Kalau dulu untuk menarik potential client kamu hanya melakukan cold calling, di era digital bisa memakai tools otomatisasi, channel online seperti media sosial atau iklan digital, bahkan offline seperti event.

Cara kerja lead generation

Meskipun pendekatan setiap perusahaan berbeda, proses lead generation biasanya mengikuti tahapan-tahapan berikut:

Halaman:

Tags

Terkini