Lonjakan jumlah pekerja dengan pekerjaan sampingan menunjukkan adanya masalah struktural dalam ekonomi, terutama terkait upah dan biaya hidup.
Selama pendapatan utama belum mampu memenuhi kebutuhan dasar, tren ini kemungkinan akan terus berlanjut. Kerja sampingan bukan lagi sekadar tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari realitas baru dunia kerja di Indonesia.