- Bangga karena menyelesaikan tugas tepat waktu: disiplin / tanggung jawab
- Bangga karena membantu teman tanpa diminta: kolaborasi / kepedulian
2. Saat kamu merasa kesal atau kecewa: Sering kali values justru terlihat dari hal yang membuat kita marah.
Contoh:
- Kesal melihat data dimanipulasi: menunjukkan integritasmu.
- Kesal karena orang tidak menepati janji: menunjukkan reliabilitasmu.
3. Saat kamu harus memilih yang sulit: Pilihan yang kamu anggap “seharusnya dilakukan” menunjukkan values-mu.
- Mengejar target vs menjaga kualitas.
- Menyenangkan atasan vs menyampaikan risiko.
B. Pilih 3–5 values inti saja
Terlalu banyak values justru akan sulit dipakai sebagai pedoman. Pilih maksimal 5 values yang benar-benar kamu yakini sebagai intinya.
Contoh values inti yang paling umum: integritas, tanggung jawab, disiplin, kolaborasi, respect, pembelajar, excellence, customer focus, ownership, dan keberanian
Untuk setiap value, tulis definisi versimu sendiri. Misalnya:
- Integritas = mengatakan kondisi sebenarnya meskipun tidak nyaman.
- Ownership = tidak melempar masalah ke orang lain sebelum saya mencoba menyelesaikannya.
- Continuous learning = selalu memperbaiki cara kerja, bukan hanya menambah pengetahuan.
Definisi pribadi jauh lebih kuat daripada definisi kamus.
Baca Juga: Ingin Bekerja dengan Budaya Kerja yang Kuat, Pastikan 6 Core Values Ini Ada di Tempat Kerja!
C. Gunakan tes “kalau dipaksa memilih”
Coba jawab cepat pasangan berikut: