PejuangKantoran.com - Selama bertahun-tahun perusahaan berlomba menawarkan gaji kompetitif untuk mempertahankan talenta terbaik.
Kini, strategi itu mulai bergeser.
Semakin banyak pekerja memilih bertahan karena merasa didukung secara mental.
Riset BSI menunjukkan perusahaan yang berhasil membangun budaya saling percaya memiliki retensi karyawan yang lebih baik karena pekerja merasa aman menyampaikan tantangan kesehatan yang mereka alami.
Gen Z Mengubah Ekspektasi
Perubahan ini terutama didorong oleh generasi muda.
Laporan Deloitte Gen Z and Millennial Survey menunjukkan keseimbangan hidup, fleksibilitas, serta kesehatan mental kini menjadi pertimbangan utama ketika memilih perusahaan.
Baca Juga: Karyawan yang Punya Sertifikasi AI Lebih Punya Peluang Naik Jabatan (Gaji Juga Ikut Naik)
Gallup juga menemukan bahwa kesejahteraan psikologis memiliki hubungan erat dengan tingkat engagement dan loyalitas karyawan.
Dengan kata lain, employer branding saat ini tidak hanya dibangun melalui paket kompensasi, tetapi juga melalui budaya kerja yang sehat.
Perusahaan yang mampu menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja diperkirakan akan lebih mudah menarik sekaligus mempertahankan talenta terbaik.