Misalnya, jika perusahaan menyoroti "keberagaman", katakan bahwa kamu terdorong untuk berkolaborasi dengan orang berbeda yang dapat memberikan pengalaman dan pelajaran berharga.
Jika perusahaan mengedepankan "keberanian", katakan bahwa kamu menyukai risiko yang diperhitungkan dengan baik.
Baca Juga: 7 Pertanyaan Paling Sulit Dijawab Saat Wawancara Kerja dan Cara Terbaik Menjawabnya
3. Pertimbangkan perasaanmu selama ini
Pewawancara tentu saja akan terkesan dengan pengalaman kerjamu. Namun, saat bertanya motivasi bekerja di suatu perusahaan, mereka mengharapkan jawaban yang lebih dari sekadar pengalaman kerja.
Coba pertimbangkan perasaanmu selama ini saat bekerja. Tanyakan pada diri sendiri beberapa pertanyaan di bawah ini:
● Kapan hari terbaikmu di tempat kerja?
● Kapan kamu merasa paling bahagia saat bekerja?
● Kapan kamu merasa semangat pergi ke kantor?
● Apakah kamu memiliki pekerjaan impian?
Setelah mendapatkan jawabannya, jadikan ini sebagai jawaban untuk menjelaskan motivasimu bekerja di suatu perusahaan.
Selain memberitahu sedikit tentang dirimu di luar pekerjaan, pewawancara juga umumnya tertarik dengan cerita-cerita pribadi seperti ini.
4. Jangan lupakan komunikasi nonverbal
Baik wawancara kerja lewat Zoom, dalam pertemuan informal, atau duduk di depan panel pewawancara, ingatlah bahwa posisi tubuh menggambarkan apa yang sedang kamu bicarakan.
Pastikan kamu terlihat bersemangat, terlibat, dan antusias, tetapi tidak berlebihan. Pastikan kamu tersenyum, mempertahankan kontak mata, dan mencondongkan tubuh ke depan.
Jika kamu cenderung merasa gugup saat wawancara, berlatih di depan cermin bisa membantu untuk memastikan kamu tampil ramah dan bersemangat.
Meskipun kamu sedang bad mood, tetapi pastikan untuk menunjukkan sisi terbaik saat wawancara kerja.
5. Jangan menyalahkan diri sendiri jika tidak berhasil