Satu-satunya kamera di atas Galeri Apollo, kata des Cars, menghadap ke barat dan tidak menangkap balkon tempat pembobolan terjadi.
Perampokan di siang bolong
Seperti diberitakan sebelumnya, komplotan perampok yang menyamar sebagai pekerja konstruksi mencuri delapan potong Permata Mahkota Prancis senilai sekitar 88 juta euro dari Galerie d'Apollon, Louvre, di Paris, Prancis, Minggu (19/10/2025).
Baca Juga: Lulusan Kesehatan Masyarakat Bisa Melamar Lowongan Product Specialist di Johnson & Johnson MedTech
Perampokan terjadi sekitar 30 menit setelah museum dibuka untuk pengunjung pukul 09.30. Para pencuri masuk ke gedung dari sisi Sungai Seine, mengenakan rompi kuning-oranye untuk menyamar sebagai pekerja konstruksi.
Dua perampok, yang menyembunyikan wajah mereka dengan balaklava, mendapat akses ke balkon lantai pertama di sisi selatan gedung menggunakan lift furnitur, yang umum ditemukan di Paris.
Perampokan museum berlangsung kurang dari delapan menit, di mana empat menitnya dihabiskan di dalam museum itu sendiri. Peristiwa tersebut menjadi pencurian seni pertama dari Louvre sejak lukisan Le chemin de Sèvres dicuri pada tahun 1998.
Artikel Terkait
Wali Kota Muslim Pertama New York Zohran Mamdani Punya Latar Belakang Keluarga yang Elit
Misteri Suara Gamelan yang Cuma Bisa Didengar Cinta Brian Tiap Pagi saat Syuting Film 'Kuncen'
Window-Sitting Tidak Selalu Berarti Negatif. Bisa Bermanfaat Positif Jika Mengikuti 7 Panduan Berikut Ini
Perusahaan yang Terlalu Mengandalkan AI akan Kesulitan Membangun Relasi yang Sehat Antar Karyawan
Lakukan 5 Cek Ini di Hotel Agar Staycation Kamu Aman dan Privasi Terjaga
3 Cara yang Bisa Kamu Terapkan dalam Melakukan Kolaborasi yang Efektif di Tempat Kerja
Lulusan Kesehatan Masyarakat Bisa Melamar Lowongan Product Specialist di Johnson & Johnson MedTech