Demi Kenyamanan Para Aktor Cilik 'Na Willa', Lokasi Syuting Disulap Jadi Sangat Ramah Anak

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Senin, 23 Februari 2026 | 12:22 WIB
Tim produksi mengupayakan agar lingkungan kerja para pemain "Na Willa", khususnya pemain cilik, sangat sehat. (IMDb)
Tim produksi mengupayakan agar lingkungan kerja para pemain "Na Willa", khususnya pemain cilik, sangat sehat. (IMDb)

PejuangKantoran.com - Totalitas Visinema Studios dalam memproduksi film anak-anak sangat luar biasa. Tidak hanya apa yang akan disuguhkan dalam film, tetapi juga apa yang dilakukan dan dipersiapkan di luar layar.

Hal itulah yang terjadi pada lokasi syuting Na Willa, yang disutradarai Ryan Adriandhy dan dibintangi oleh Luisa Adreena (Na Willa), Irma Novita Rihi (Mak), Junior Liem (Pak), Ira Wibowo, Melissa Karim, serta Freya Mikhayla. 

Area syuting disiapkan dengan memikirkan kenyamanan para aktor dan aktris cilik. Detail sekecil apapun dipikirkan, mulai ruang tunggu, konsumsi, hingga peraturan dalam lokasi.

Baca Juga: Siap-siap Nikmati 'Na Willa', Film Lebaran yang Menggabungkan Live-Action, Animasi dan Musikal

“Dalam membuat film anak kita kerap lupa menciptakan suasana produksi juga harus ramah untuk anak. Ini adalah yang seharusnya bisa kita lakukan sebagai kreator.

"Pertama saya berdiskusi dengan Novi, Ryan, dan tim produksi yang luar biasa. Mereka selalu sigap untuk memberikan kenyamanan yang bukan hanya untuk anak.

"Jika biasanya ada istilah it takes a village to raise a kid, kita ganti dengan it takes a village to raise a human,” ujar produser Anggia Kharisma, saat konferensi pers di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Mindset yang digunakan adalah menciptakan lingkungan yang nyaman tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga seluruh kru. Caranya dengan pemikiran bahwa semua yang terlibat di produksi ini harus meninggalkan keluarga masing-masing untuk bekerja.

Namun, ketika masuk ke dalam lingkungan kerja film Na Willa, lokasi syuting menjadi lingkungan bagi anak-anak yang sedang bermain bersama.

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang saling menghargai satu sama lain, selama di lokasi syuting tidak ada kru atau pemain yang dipanggil dengan nama panggilan, melainkan harus dipanggil dengan nama aslinya.

Baca Juga: 6 Film Indonesia Siap Temani Libur Lebaran di Bioskop, dari Na Willa sampai Danur the Last Chapter

Selama di lokasi syuting, semua kru dan pemain dilarang merokok (termasuk rokok elektrik). Peraturan yang paling unik adalah setelah makan siang, ada break tidur siang sebelum syuting dimulai.

“Jadi, apa yang kita susun selama di lokasi syuting untuk kenyamanan semua kru, mulai dari menu makanan hingga kenyamanan menunggu giliran syuting. Tidak ada perbedaan antara cast atau kru. Kita semua manusia.

"Hanya untuk teman-teman kecil (para pemeran anak-anak), kita kasih ruang bermain. Kita ciptakan ruangan seperti playground dengan tempat mandi bola, perosotan, tenda-tenda.

"Yang paling penting, kita sediakan tempat tidur supaya mereka bisa dengan santai dan nyaman tidur siang,” tambah Anggia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X