TikToker Ini Sebut Lampung Kota “Dajjal”, Warganya Langsung Ikutan Curhat

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 13 April 2023 | 18:26 WIB
Bima menyebut Lampung Dajjal (Tangkap Layar TikTok @awbimaxreborn)
Bima menyebut Lampung Dajjal (Tangkap Layar TikTok @awbimaxreborn)

PejuangKantoran.com - Baru-baru ini sebuah video yang berasal dari TikTok mendadak menjadi viral. Dalam video tersebut, seorang pemuda dengan berani menyebut Lampung sebagai kota “Dajal”. Kenapa?

Ternyata, pemilik akun TikTok @awbimaxreborn itu sedang mengkritik Pemerintah Provinsi Lampung. Dia bahkan menyebut kota tersebut tidak maju-maju.

Sebenarnya, bukan tanpa alasan laki-laki bernama Bima Yudho Saputro itu membuat video yang sangat kontroversial tersebut.

Baca Juga: Istri Rafael Alun Trisambodo Diduga Tidak Punya NIK, Benarkah untuk Permudah Aliran Dana Suaminya?

Bima sendiri merupakan anak asli Lampung, yang lahir dan besar di sana. Namun, ia mengaku sudah muak dengan pembangunan di kota kelahirannya itu yang sama sekali tidak ada kemajuan. Saat ini ia sedang menjalani pendidikan di Australia.

Penyebab Lampung Disebut Kota “Dajjal”

Dalam video Tik-Tok-nya, ada beberapa alasan yang membuat Bima sangat kesal dengan pemerintah Lampung sehingga kota itu tidak maju-maju.

Pertama adalah infrastrukturnya yang terbatas dan banyaknya proyek pemerintah yang mangkrak. Ia memberi contoh Kota Baru. Menurutnya, dari zaman dirinya masih SD, proyek itu sampai sekarang tidak pernah terdengar lagi kabarnya lagi.

“Itu aliran dana dari pemerintah pusat ratusan miliar ya bestie dan gue nggak tahu tuh sekarang udah jadi tempat jin buang anak kali," katanya.

Lalu, Bima juga menyebut persoalan kondisi banyak jalanan di Lampung yang rusak parah. Padahal, jalanan adalah infrastruktur yang paling umum dan sangat penting untuk mobilisasi ekonomi di Lampung.

Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri 2023 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Penentuannya

“[...] Tapi jalan-jalan di Lampung tuh kayak satu kilometer bagus, satu kilometer rusak. Terus jalan ditempel-tempel doang. Ini apa sih? Ini pemerintah main ular tangga atau apa," ujar Bima kesal.

Sistem pendidikan dan tata kelola Lampung juga disebut lemah

Tak hanya mengkritik masalah infrastruktur, laki-laki yang tengah mengajukan visa protection ini juga menyorot sistem pendidikan di Lampung yang lemah. Ia menyebut banyak kecurangan dalam proses penyaringan peserta didik baru di kota itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X