news

Kapan Video Assistant Referee (VAR) Pertama Kali Digunakan di Piala Dunia?

Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:44 WIB
Ilustrasi ketika bagaimana Video Assistant Referee (VAR) menjadi sangat penting dalam sebuah pertandingan profesional. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Sepak bola adalah pertandingan olah raga dengan skor rendah, jadi satu gol saja sudah bisa menentukan pemenang. Kesalahan wasit dapat mengubah Sejarah sebuah pertandinga.

Misal, di Piala Dunia FIFA tahun 1986 yang terkenal dengan gol “tangan Tuhan” oleh Diego Maradona yang disahkan wasit, padahal kontroversinya itu handball. Lalu gol kontroversial Inggris ke gawang Jerman Barat pada final Piala Dunia FIFA 1966 yang hingga sekarang masih diperdebatkan apakah bolanya sudah melewati garis gawang atau belum.

Kasus yang sama di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2010 ketika tendangan Frank Lampard tidak dianggap gol, padahal jelas sudah melewati garis gawang.

Kasus-kasus seperti ini memicu tuntutan agar teknologi membantu wasit. Oleh karena itu penggunaa teknologi Video Assistant Referee (VAR) menjadi sangat penting dalam sebuah pertandingan profesional.

VAR adalah sistem yang memungkinkan tim wasit yang berada di ruang kontrol video meninjau ulang rekaman pertandingan dari berbagai sudut kamera. Jika ditemukan indikasi adanya kesalahan yang jelas dan nyata (clear and obvious error), mereka akan memberi tahu wasit utama.

Baca Juga: Pemain Termuda dan Tertua di Piala Dunia 2026. Siapa Pemegang Rekornya?

VAR hanya digunakan untuk empat jenis keputusan penting:

  1. Gol – misalnya mengecek offside, handball, atau pelanggaran sebelum gol tercipta.
  2. Penalti – memastikan apakah pelanggaran di kotak penalti benar-benar terjadi atau tidak.
  3. Kartu merah langsung – bukan kartu kuning kedua, melainkan pelanggaran yang layak mendapat kartu merah langsung.
  4. Kesalahan identitas pemain – misalnya wasit memberikan kartu kepada pemain yang salah.

Dalam prosesnya, wasit tidak selalu melihat sendiri tayangan ulang di monitor di pinggir lapangan, biasa disebut dengan istilah Referee Review Area (RRA) atau pitch-side monitor, sebelum mengambil keputusan akhir.

Wasit juga bisa menerima informasi dari tim VAR dan langsung mengubah keputusan jika menyangkut fakta objektif (misalnya offside).

Meskipun ada VAR, namun perlu diingat bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan wasit utama, bukan tim VAR. Tim VAR hanya memberikan rekomendasi berdasarkan rekaman video.

Baca Juga: Euforia Piala Dunia 2026 Bikin Masalah ketika Karyawan Ngaku Sakit padahal Habis Begadang

Sejarah Penggunaan VAR

VAR mulai digunakan secara bertahap setelah melalui uji coba selama beberapa tahun.

Awal pengembangan VAR:

Halaman:

Tags

Terkini