news

Kapan Video Assistant Referee (VAR) Pertama Kali Digunakan di Piala Dunia?

Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:44 WIB
Ilustrasi ketika bagaimana Video Assistant Referee (VAR) menjadi sangat penting dalam sebuah pertandingan profesional. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • 2012: International Football Association Board (IFAB) mulai membahas pemanfaatan teknologi video untuk membantu wasit.
  • 2016: Uji coba resmi pertama dilakukan di beberapa kompetisi, termasuk pertandingan di Amerika Serikat dan Australia.
  • 2017: VAR mulai diterapkan di sejumlah liga besar dan turnamen internasional, seperti Bundesliga dan FIFA Confederations Cup 2017.

VAR di Piala Dunia

Tonggak sejarah terpenting VAR terjadi pada Piala Dunia FIFA 2018 (14 Juni–15 Juli 2018). Sat itu VAR untuk pertama kalinya digunakan di seluruh pertandingan Piala Dunia. Turnamen ini menjadi edisi pertama dalam sejarah yang memakai VAR secara penuh.

Pada Piala Dunia 2018 ini VAR digunakan di semua 64 pertandingan. Terbukti, teknologi ini membantu mengoreksi sejumlah keputusan penting, terutama penalti, offside, dan kartu merah.

Menurut FIFA, akurasi keputusan wasit meningkat dari sekitar 95% menjadi lebih dari 99% berkat kombinasi wasit di lapangan dan VAR.

Baca Juga: Ternyata Tak Hanya Piala Dunia 2026 yang Berbau Isu Politik. Berikut Daftar yang Paling Menonjol!

Setelah itu penggunaan di Piala Dunia 2018, penggunaan VAR kemudian menjadi standar di berbagai turnamen besar, antara lain:

  • Piala Dunia Wanita FIFA 2019,
  • UEFA Euro 2020,
  • Piala Dunia FIFA 2022,
  • Piala Dunia FIFA 2026,

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA memperkenalkan Semi-Automated Offside Technology (SAOT), yaitu sistem yang memanfaatkan kamera pelacak dan sensor di dalam bola untuk membantu VAR mendeteksi offside dengan lebih cepat dan akurat. Teknologi ini tetap memerlukan validasi oleh petugas VAR sebelum keputusan akhir diumumkan. ***

Halaman:

Tags

Terkini