Ini Makna Sebenarnya di Balik Bonus Kerja yang Dirasakan Karyawan, Bukan Cuma 'Uang Lebih'

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:10 WIB
Ilustrasi bonus tambahan (Freepik)
Ilustrasi bonus tambahan (Freepik)

PejuangKantoran.com - Siapa yang tidak senang mendapat bonus di tempat kerja? Rasanya pasti menyenangkan. Bukan cuma karena uang tambahan yang diterima, tetapi juga karena itu bisa jadi tanda bahwa kerja keras kamu dihargai.

Apalagi bonus sering dianggap sebagai bentuk penghargaan atas kinerja, motivasi untuk bekerja lebih giat, dan dorongan untuk terus berkembang.

Namun, ternyata bonus tidak selalu memberikan efek yang sama bagi semua orang. Menurut laporan dari McKinsey & Company, bonus atau insentif finansial biasanya hanya memberi dorongan semangat jangka pendek.

Baca Juga: Menjelang Liburan Akhir Tahun, Rencanakan Liburanmu. Berikut Ini Panduan Ukuran Koper yang Harus Kamu Bawa

Setelah itu, semangat kerja bisa turun lagi, bahkan bisa menimbulkan efek negatif seperti persaingan tidak sehat antar rekan kerja.

Apakah bonus selalu memotivasi?

Menurut Kim Blue, seorang konsultan dan pelatih eksekutif, bonus bisa jadi “pedang bermata dua”. Ia bilang, bonus memang bisa jadi motivator yang kuat, tetapi hanya jika seseorang benar-benar termotivasi oleh uang atau penghargaan.

“Namun, tidak semua orang termotivasi oleh hal itu. Bagi sebagian karyawan, pengakuan, kepercayaan, atau kesempatan berkembang bisa lebih berarti daripada uang tunai,” katanya.

Artinya, perusahaan perlu peka terhadap apa yang benar-benar memotivasi karyawannya. Kalau tidak, bonus justru bisa kehilangan maknanya dan tidak berdampak pada peningkatan kinerja.

Bonus yang tepat harus selaras dengan tujuan

Hal senada disampaikan oleh Kristen Zavo, pelatih eksekutif dan penulis buku “Job Joy: Your Guide to Success, Meaning, and Happiness in Your Career”.

Ia menekankan pentingnya keselarasan antara sistem bonus dengan tujuan pribadi dan profesional karyawan.

Baca Juga: Lowongan Pelatihan Storytelling untuk Pelaku Pariwisata Indonesia 2025

“Kalau bonus justru membuat karyawan bersaing secara tidak sehat dengan rekan kerja, itu tanda ada yang salah,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Welcome to the Jungle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X