Idealnya, bonus dirancang agar bisa mendukung tujuan individu sekaligus mendorong kerja sama tim dan kemajuan perusahaan.
Namun, Zavo juga mengingatkan bahwa bonus tidak bisa menjadi satu-satunya sumber motivasi. Kalau peran, lingkungan kerja, atau nilai perusahaan tidak sesuai dengan kebutuhan karyawan, bonus hanya akan memberikan efek semangat sesaat.
“Karyawan yang termotivasi dalam jangka panjang juga butuh pengakuan, rasa dihargai, dan merasa bahwa pekerjaannya bermakna,” tambahnya.
Baca Juga: Kuliner Masa Depan: 6 Tren Makan yang Akan Mengubah Dunia
Transparansi adalah kuncinya
Baik Blue maupun Zavo sepakat bahwa transparansi sangat penting dalam urusan bonus. Karyawan berhak tahu bagaimana bonus dihitung, apa indikator penilaiannya, dan bagaimana kaitannya dengan performa kerja.
Selain itu, Blue juga menyoroti pentingnya keadilan dan inklusi. Sistem bonus yang adil dan transparan akan meminimalkan bias serta menjaga kepercayaan antara perusahaan dan karyawan.
Intinya, bonus memang bisa jadi penyemangat yang ampuh, tetapi bukan segalanya. Uang bisa memotivasi, tetapi pengakuan, keadilan, dan kesempatan berkembang seringkali lebih berdampak dalam jangka panjang.
Jadi, baik perusahaan maupun karyawan sebaiknya memandang bonus bukan sekadar soal angka, melainkan bagian dari hubungan kerja yang sehat dan saling menghargai.
Artikel Terkait
ORI028 Resmi Ditawarkan dengan Imbal Hasil hingga 5,65%, Cocok buat yang Ingin Punya Passive Income
Emas Makin Mahal, Tapi Robert Kiyosaki Bilang Logam Mulia ini Bakal Melesat 400 % Tahun Depan!
Jangan Cuma Bayar Minimum Tiap Bulan, Ini Cara Kelola Tagihan Kartu Kredit Lebih Bijak!
Bijakkah Menggunakan Pinjaman tanpa Agunan untuk Melunasi Utang Kartu Kredit?
Wajib Tahu: Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan KTA untuk Melunasi Utang Kartu Kredit?
Pemerintah Obral Tiket Pesawat Murah Akhir Tahun, Diskon hingga 14 Persen Mulai 22 Oktober
Anak Muda Yakin Bisa Punya Rumah dalam 10 Tahun, Meski Harga Kian Tak Terjangkau
Iuran BPJS Kesehatan Nunggak? Cek Apakah Kamu Termasuk yang Dapat Pemutihan!
Kenali Pilihan Investasi Reksa Dana dan Obligasi di PermataBank untuk Masa Depan Finansial yang Lebih Terencana
Hah, Punya Terlalu Banyak Uang Tunai Bisa Menggerogoti Kekayaan. Kok Bisa?