Pejuangkantoran.com – Pulang lembur dari kantor sudah nyaris tengah malam karena ada revisi dadakan dari klien itu sungguh melelahkan jiwa dan raga. Mendekati gerbang komplek, bau telur dadar digoreng oleh penjual nasi goreng dokdok jelas memanggil untuk mampir.
Sebungkus nasi goreng plus telur dadar ekstra sungguh bisa menghilangkan lelah jiwa dan raga tadi. Apalagi saat menggarap revisi super ribet tadi kamu tidak sempat makan malam.
Tapi, benarkah lelah jiwa dan raga terobati? Belum tentu, karena ngemil di malam hari bisa berpotensi mengganggu kesehatan tubuh, apalagi jika makan berat.
Adapun potensinya adalah sebagai berikut:
- Penambahan berat badan: Saat tidur, sistem pembakaran tubuh menurun sehingga makanan yang dikonsumsi akan disimpan sebagai lemak.
- Gangguan pencernaan: Ngemil larut malam dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, seperti mulas, gangguan pencernaan, atau refluks asam lambung.
- Gangguan kualitas tidur: Tubuh akan membakar kalori yang masuk dari makanan, sehingga kamu tidak bisa langsung tidur karena perut yang kekenyangan.
- Penyakit gigi: Sisa makanan yang tersangkut di gigi dapat memberikan kesempatan pada bakteri untuk berkembang biak sepanjang malam.
- Diabetes mellitus: Ngemil malam sebelum tidur dapat menumpuk lemak di tubuh, khususnya bagian perut, yang berhubungan dengan resistensi insulin.
- Penyakit jantung: Penumpukan lemak karena ngemil malam sebelum tidur berakibat menyumbat pembuluh darah jantung.
- Pengaruh pada fungsi otak: Kebiasaan ngemil di malam hari juga bisa berdampak negatif bagi kinerja otak.
Baca Juga: Ingin Langsing Tapi Tak Ingin Stop Ngemil? Diet dengan Ngemil Buah-Buahan Berikut Ini!
Camilan Malam Hari
Jika kamu ingin ngemil malam hari, sebaiknya pilih camilan yang ringan dan mudah dicerna. Menurut alodokter.com di lamannya, ada 8 camilan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi malam hari, yaitu:
- Telur rebus: Selain oraktis dan mengenyangkan, satu butir telur rebus hanya mengandung 78 kalori.
- Pisang: Selain hanya mengandung 90 kalori dalam satu pisang ukuran kecil, buah ini juga mengandung melatonin, hormon yang mengatur silus tidur.
- Apel: Dalam 100 miligram apel mengandung 48 kalori saja, selain bahwa ia kandungan seratnya tinggi sehingg bisa membuat kenyang lebih lama.
- Popcorn: Dalam 1 cangkir popcorn hanya mengandung 31 kalori. Camilan ini kaya akan serat dan karbodhirat kompleks sehingga mebuatmu merasa kenyang lebih lama.
- Kacang almond: Satu genggam (sekitar 14 biji) kacang almond mengandung sekitar 97 kalori dan serta serta protein.
- Edamame: Dalam 1/3 gelas edamame terdapat sekitar 63 kalori plus protein, lemak sehat, dan serat.
- Oatmeal: Dalam ½ cangkir oatmeal ada 83 kalori. Selain itu mengandung zat pati resisten yang bisa membuat rasa kenyang lebih lama.
- Greek yoghurt: Dalam 100 gram Greek yoghurt terdapat 73 kalori dan protein yang lebih banyak daripada yoghurt biasa.
Baca Juga: Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan Malam Menurut Penelitian!
Kapan Saat Tepat untuk Berhenti Makan Malam?
Meskipun ada camilan sehat, namun ternate sebaiknya tetap stop untuk makan pada saat yang tepat di malam hari. Menurut fransiscanhealth.org dalam lamannya, pada dasarnya yang menjadi pertimbangan waktu berhenti makan di malam hari adalah berapa lama makanan akan dicerna.
Makanan yang kamu konsumsi butuh waktu sekitar tiga jam untuk dicerna. Oleh karena itu sebaiknya biasakan untuk makan malam lebih awal.
Misal, kamu berencana tidur jam 22:00, maka kamu harus menyelsaikan makan malammu paling lambat puluk 19:00.
Namun, jika makan malammu terlalu awal, rasa lapar di malam hari juga dapat mengganggu tidurmu dan malah bisa mendorongmu untuk ngemil.
jadi atur waktu makan malammu sebaik mungkin dengan menu yang sehat dan bisa menahan rasa kenyang lebih lama.