PejuangKantoran.com - Dada ayam selama ini dikenal sebagai salah satu sumber protein paling populer, terutama bagi orang yang sedang menjaga pola makan atau rutin berolahraga. Dalam 100 gram dada ayam tanpa kulit, terkandung sekitar 31 gram protein. Namun ternyata, ada sejumlah makanan lain yang memiliki kandungan protein lebih tinggi dari itu.
Protein sendiri merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, menjaga kesehatan tulang, hingga membantu produksi hormon dan enzim. Karena itu, kebutuhan protein yang cukup menjadi bagian penting dalam pola makan sehari-hari.
Berikut beberapa makanan dengan kandungan protein lebih tinggi dibanding dada ayam seperti dirangkum dari berbagai sumber nutrisi dan laporan
Udang
Udang termasuk salah satu seafood tinggi protein dengan kandungan lemak yang relatif rendah. Dalam sekitar 100 gram udang matang, terdapat lebih dari 35 gram protein. Selain itu, udang juga mengandung selenium, vitamin B12, dan omega-3 yang baik untuk kesehatan tubuh.
Baca Juga: Waspadai Tanda-Tanda Toxic Workplace Sejak Hari Pertama Kerja
Tuna
Ikan tuna dikenal sebagai sumber protein favorit bagi banyak orang karena praktis dan mudah diolah. Tuna segar maupun tuna kalengan sama-sama memiliki kandungan protein tinggi, yakni sekitar 32–35 gram per 100 gram sajian. Tuna juga kaya asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Daging Kalkun
Mirip dengan ayam, kalkun juga menjadi sumber protein hewani yang cukup tinggi. Beberapa bagian daging kalkun, terutama bagian dada, bahkan memiliki kandungan protein sedikit lebih tinggi dibanding dada ayam dengan jumlah lemak yang tetap rendah.
Keju Parmesan
Meski lebih dikenal sebagai topping pasta, keju parmesan ternyata termasuk makanan dengan kandungan protein cukup tinggi. Dalam 100 gram parmesan terdapat sekitar 35–38 gram protein. Namun karena kandungan sodium dan lemaknya juga tinggi, konsumsinya tetap perlu dibatasi.
Tempe
Bagi yang mencari sumber protein nabati, tempe menjadi salah satu pilihan terbaik. Makanan fermentasi khas Indonesia ini mengandung protein tinggi sekaligus kaya serat dan probiotik. Dalam satu papan tempe ukuran sedang, kandungan proteinnya bisa mendekati atau bahkan melampaui satu porsi dada ayam tergantung cara pengolahannya.
Greek Yogurt
Greek yogurt memiliki kandungan protein lebih tinggi dibanding yogurt biasa karena proses penyaringannya yang lebih padat. Dalam satu cup Greek yogurt, protein yang terkandung bisa mencapai 15–20 gram tergantung mereknya. Selain protein, makanan ini juga mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Baca Juga: Update Sekuel Film Biopik Michael Jackson, Lionsgate Tegaskan 30% Materinya Sudah Ada
Edamame
Edamame atau kacang kedelai muda menjadi camilan tinggi protein yang cukup populer. Selain protein, edamame juga kaya zat besi, serat, dan antioksidan. Makanan ini sering dipilih sebagai alternatif protein nabati bagi vegetarian maupun vegan.
Cottage Cheese
Produk olahan susu ini juga termasuk sumber protein tinggi dengan kandungan kalori relatif rendah. Cottage cheese mengandung kasein, jenis protein yang dicerna tubuh lebih lambat sehingga membantu rasa kenyang lebih lama.
Artikel Terkait
Kena Side Stitch atau "Suduken" Saat Lari? Tenang, Tidak Berbahaya Kecuali Jika Ada Sejumlah Hal Berikut Ini!
7 Makanan yang Ternyata Lebih Sehat dari yang Selama Ini Dipikirkan
Daftar Buah dan Sayur dengan Kandungan Pestisida Tertinggi, Stroberi hingga Bayam Masuk Peringkat Atas
Kenapa Nafsu Makan Hilang Saat Sakit? Ini Alasannya
Lari "Melawan Arah" Itu Lebih Aman Bagi Pelari dan Pengguna Jalan Raya Lainnya. Simak Alasannya!
Jangan Remehkan Asupan Nutrisi Setelah Lari, karena Bisa Membuat Peforma Larimu Stagnan!
Bukan Cuma Dark Chocolate, Ini 8 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Stres
Kamu Alami Plateau atau Performa Lari Stagnan Meskipun Sudah Rutin Latihan? Begini Penjelasannya!
Nordic Walking: Cara Sederhana yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung
Hanya 30 Menit Olahraga per Minggu Bisa Bantu Jaga Jantung, Kata Penelitian Baru