- Pola makan;
- Aktivitas fisik;
- Keseimbangan antara asupan dan kebutuhan energi.
Ini bisa menjadi motivasi pribadi untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat dan aktif.
BMI kamu akan mengklasifikasikan kamu sebagai 'kurus', 'berat badan sehat', 'kelebihan berat badan', atau 'obesitas',
Klasifikasi BMI yang didefinisikan oleh World Health Organization (WHO) yang bisa kamu jadikan patokan adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Hati-hati, Ternyata Kantor Kamu Bisa Jadi Salah Satu Penyebab Obesitas!
- Di bawah 18,5 kg/m2: Kamu dianggap kekurangan berat badan dan kemungkinan malnutrisi.
- 18,5 hingga 24,9 kg/m2: Kamu berada dalam kisaran berat badan sehat untuk dewasa muda dan paruh baya.
- 25,0 hingga 29,9 kg/m2: Kamu dianggap kelebihan berat badan.
- Di atas 30 kg/m2: Kamu dianggap obesitas.
Praktisnya, kamu bisa menggunakan aplikasi BMI kalulator yang banyak tersedia di Play Store atau Apple Store. Atau kamu juga bisa memanfaatkan kalkultaor BMI online yang ada di web site WHO, Kemenkes, atau alat-alat kesehatan. ***
Artikel Terkait
Bikin Syok, Badan Six Pack Rain Disebut Pre-Obesitas!
6 Minuman Yang BIsa Membantu Menurunkan Berat Badan Kamu. Mudah Ditemukan Kok!
Waspadai 10 Gejala Yang Menunjukkan Kamu Sudah Terdampak Gaya Hidup Mager (Sedentary Lifestyle)
Minum Air Putih Sebelum Makan Membantu Menurunkan Berat Badan?
Manfaat Jalan Kaki Sebagai Aktivitas Fisik Paling Mudah Namun Efektif dalam Menurunkan Berat Badan
Rekomendasi Program Olah Raga Jalan Kaki Bagi Kamu di Rentang Usia 25-40 Tahun