7 Jenis Roti Paling Sehat yang Direkomendasikan Ahli Gizi, Cocok Buat Sarapan dan Diet

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 07:15 WIB
Roti Sehat  (Pixabay)
Roti Sehat (Pixabay)

PejuangKantoran.com - Roti sering kali dianggap makanan “bersalah” bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau kadar gula darah. Padahal, tidak semua roti sama. Jenis roti yang kamu pilih dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Selama ini, banyak orang masih mengandalkan roti putih karena rasanya lembut dan mudah ditemukan. Namun, di balik tekstur empuk itu, roti putih justru minim serat dan nutrisi karena sebagian besar kandungan gandumnya telah dihilangkan selama proses pemurnian.

Sebaliknya, roti yang dibuat dari biji utuh (whole grain) justru mengandung serat, protein nabati, serta vitamin dan mineral penting yang membantu menjaga metabolisme tetap seimbang.

Ahli nutrisi sepakat bahwa roti bisa menjadi bagian dari pola makan sehat—asal kamu tahu cara memilihnya. Kuncinya ada pada label dan bahan utama: cari roti dengan bahan pertama berupa “whole grain” atau “100 % whole wheat”, bukan “enriched wheat flour” yang biasanya berarti tepung putih olahan.

Baca Juga: BP AKR Fuels Retail Membuka Lowongan Kerja Personal Assistant to Director

Selain itu, perhatikan pula jumlah serat dan gula tambahan. Idealnya, satu potong roti mengandung setidaknya 3 gram serat dan seminimal mungkin gula tambahan, serta kurang dari 200 miligram sodium untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Lantas, roti seperti apa yang layak masuk daftar belanja sehatmu? Berikut tujuh pilihan roti terbaik menurut ahli gizi yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Whole Grain / Whole Wheat Bread

Roti gandum utuh merupakan pilihan klasik dan paling direkomendasikan. Karena terbuat dari biji utuh (termasuk lapisan luar bran dan germ), roti ini kaya akan serat, vitamin B, magnesium, dan zat besi. Seratnya membantu mengatur kadar gula darah, meningkatkan rasa kenyang, dan mendukung kesehatan jantung.

Baca Juga: Kamu Merasa Tidak Cocok dengan Cara Kerja Atasan? Begini Cara agar Tetap Waras dan Profesional

2. Sprouted Grain Bread

Roti yang dibuat dari biji-bijian yang sudah dikecambahkan (sprouted) memiliki profil gizi lebih tinggi. Proses pertumbuhan kecambah meningkatkan kadar vitamin C dan B, sekaligus menurunkan kadar anti-nutrisi yang dapat menghambat penyerapan mineral. Teksturnya padat namun lebih mudah dicerna dan memiliki rasa sedikit manis alami.

3. Seeded Bread (Roti dengan Biji-Bijian Tambahan)

Biji chia, biji rami (flaxseed), biji bunga matahari, atau biji labu menambah kandungan protein, lemak sehat, dan serat. Roti jenis ini cocok bagi mereka yang ingin camilan tinggi nutrisi atau sarapan yang membuat kenyang lebih lama.

4. Sourdough (Terutama Whole Grain Sourdough)

Fermentasi alami pada sourdough menghasilkan rasa asam khas sekaligus manfaat kesehatan. Proses ini membantu memecah sebagian gluten, membuat roti lebih mudah dicerna. Selain itu, sourdough memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding roti biasa, sehingga lebih bersahabat bagi penderita diabetes.

5. Rye Bread (Roti Gandum Rye Utuh)

Roti rye berwarna lebih gelap dan memiliki rasa sedikit pahit, namun kaya akan nutrisi. Kandungan seratnya lebih tinggi dibanding roti gandum biasa, serta mengandung senyawa antioksidan dan mineral penting seperti selenium dan magnesium.

Baca Juga: Berniat Resign karena Bos Menyebalkan? Tunggu, Coba Lakukan Cara yang Lebih Aman Ini!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X