5 Tips Praktis Agar Tetap Terhidrasi Saat Naik Pesawat, Kamu Jadi Tidak Kehausan saat Mendarat

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 29 November 2025 | 21:15 WIB
Kurang minum air putih menjadi salah satu penyebab gagal ginjal. (Freepik)
Kurang minum air putih menjadi salah satu penyebab gagal ginjal. (Freepik)
  1. Kurangi alkohol

Minum bir atau wine sebelum boarding memang menggoda, tetapi ini justru mempercepat dehidrasi. Lebih aman memilih air putih. Kalau ingin minuman berasa, pilih air kelapa atau minuman elektrolit.

  1. Minum secara berkala

Walaupun tidak merasa haus, tetap minum sedikit demi sedikit selama penerbangan. Morgott menyarankan agar tetap menjaga asupan cairan setelah turun dari pesawat untuk mengganti cairan yang hilang.

Baca Juga: Keluarga Arya Daru Ungkap Temuan Baru Usai Bertemu Penyidik Polda Metro

  1. Konsumsi buah tinggi kandungan air

Buah seperti semangka, stroberi, atau mentimun punya kadar air tinggi dan bisa membantu menjaga hidrasi. Selain itu, buah-buahan ini memberi tambahan vitamin dan mineral yang baik untuk energi.

  1. Gunakan semprotan hidung dan tetes mata saline

Udara kering di kabin bisa membuat hidung mampet dan mata perih. Semprotan hidung saline atau tetes mata bisa membantu menjaga kelembapan dan membuat kamu lebih nyaman.

  1. Jaga kelembapan kulit

Selain bagian dalam tubuh, bagian luar juga butuh perhatian. Bawa lip balm, lotion, atau face mist ke dalam tas kecil kamu. Gunakan secara berkala selama penerbangan supaya kulit tidak kering dan terasa lebih segar ketika mendarat.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, kamu bisa menikmati perjalanan udara tanpa harus merasa kering, lelah, atau pusing saat turun dari pesawat.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X