Apakah Roti Sourdough Sehat? Ini Penjelasan Ahli Nutrisi dan Manfaatnya

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:25 WIB
Ilustrasi irisan roti sourdough dengan tekstur berpori (Freepik)
Ilustrasi irisan roti sourdough dengan tekstur berpori (Freepik)

PejuangKantoran.com - Roti sourdough semakin populer sebagai pilihan yang dianggap lebih “sehat” dibanding roti biasa, tetapi apa sebenarnya yang membuatnya berbeda, dan apakah klaim kesehatan itu benar?

Sourdough adalah jenis roti yang dibuat dengan starter alami, yaitu campuran tepung dan air yang difermentasi oleh ragi liar dan bakteri asam laktat. Proses fermentasi panjang inilah yang menjadi pembeda utama dibanding roti lain yang menggunakan ragi komersial.

Karena fermentasinya, sourdough memiliki karakteristik tertentu yang bisa berdampak pada kesehatan. Fermentasi tersebut membantu mengurangi sejumlah karbohidrat dan gluten di dalam tepung, sehingga bagi sebagian orang roti ini lebih mudah dicerna dibanding roti putih biasa.

Baca Juga: Lowongan Kerja Secretary to Board of Director di PT Eka Bogainti yang Menaungi Resto Hokben

Di samping itu, proses fermentasi juga memecah beberapa komponen seperti fitat yang dapat menghambat penyerapan mineral, sehingga kandungan mineral seperti magnesium dan zat besi bisa lebih tersedia bagi tubuh.

Salah satu aspek yang sering dibahas adalah indeks glikemik sourdough. Berkat fermentasi, sourdough cenderung memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding roti putih standar. Ini berarti konsumsi sourdough dapat menyebabkan kenaikan gula darah yang lebih lambat, yang penting bagi orang yang ingin mengendalikan kadar gula darahnya atau mengurangi lonjakan insulin setelah makan.

Selain itu, meskipun proses memang “membunuh” sebagian besar bakteri hidup saat dipanggang, fermentasi sourdough menghasilkan prebiotik dan asam organik yang memberi makan bakteri baik di usus dan mendukung kesehatan pencernaan secara umum.

Baca Juga: Mengapa Kopi Decaf Pilihan Paling Aman Bagi Kamu yang Punya Masalah Lambung dan Jantung Berdebar?

Namun, penting dicatat bahwa kesehatan roti sourdough tetap tergantung pada bahan dan cara pembuatannya. Roti yang dibuat dengan tepung halus dan tambahan gula atau ragi komersial tidak akan memberikan manfaat yang sama seperti sourdough yang difermentasi secara tradisional dengan gandum utuh.

Di sisi lain, sourdough bukanlah “superfood” yang otomatis lebih sehat dalam semua konteks. Kandungan nutrisi akhirnya tetap bergantung pada jenis tepung yang digunakan dan cara penyajian dalam pola makan sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Martha Stewart

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X