bugar

Ini Pemanis “Paling Sehat” Buat Minum Kopi Menurut Ahli Gizi!

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:15 WIB
Asal-usul menu kopi Americano, tidak bisa lepas dari tentara Amerika di Perang DUnia II. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Gula sering jadi bahan yang sulit dihindari dalam makanan sehari-hari, mulai dari kopi pagi, camilan, hingga makanan olahan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang mulai mencari alternatif pemanis yang dianggap lebih “sehat”.

Menurut berbagai ahli gizi, tidak ada satu pemanis yang benar-benar sempurna untuk semua orang. Pilihan terbaik sangat bergantung pada kondisi kesehatan, kebutuhan kalori, serta tujuan diet masing-masing.

Meski begitu, beberapa jenis pemanis dinilai memiliki profil yang lebih baik dibanding gula pasir biasa.

1. Stevia: nol kalori dari tanaman

Stevia merupakan pemanis alami yang berasal dari daun tanaman Stevia rebaudiana. Pemanis ini tidak mengandung kalori dan tidak meningkatkan gula darah secara signifikan, sehingga sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin mengurangi asupan gula.

Karena tingkat kemanisannya jauh lebih tinggi dari gula biasa, stevia digunakan dalam jumlah sangat kecil. Namun sebagian orang mengeluhkan aftertaste yang sedikit pahit.

Baca Juga: Dutch Business Network Indonesia Buka Lowongan Kerja Operations & Communications Coordinator

2. Madu: alami, tapi tetap harus dibatasi

Madu sering dianggap alternatif “alami” dibanding gula pasir. Meski mengandung antioksidan dan senyawa antibakteri, madu tetap mengandung gula dan kalori yang cukup tinggi.

Artinya, meskipun terlihat lebih sehat, konsumsinya tetap perlu dibatasi, terutama bagi mereka yang mengontrol berat badan atau kadar gula darah.

3. Gula kelapa: indeks glikemik lebih rendah

Gula kelapa berasal dari nira pohon kelapa dan sering dipilih karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding gula putih. Ini berarti efeknya terhadap lonjakan gula darah cenderung lebih stabil.

Namun secara kalori, gula kelapa tidak jauh berbeda dari gula biasa, sehingga tetap perlu digunakan secara moderat.

Baca Juga: Perubahan Kapasitas Kerja Bisa Mengungkap Risiko Cuti Sakit Sejak Dini di Tempat Kerja

4. Allulose: alternatif rendah kalori yang mulai populer

Allulose adalah jenis gula langka yang secara alami ditemukan dalam buah tertentu. Pemanis ini memiliki rasa yang mirip gula, tetapi dengan kalori yang sangat rendah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa allulose tidak memengaruhi kadar gula darah secara signifikan, sehingga mulai banyak digunakan dalam produk “low sugar”.

5. Monk fruit: manis tanpa kalori

Monk fruit atau buah lo han guo berasal dari Asia dan dikenal sebagai pemanis alami tanpa kalori. Senyawa alami di dalamnya memberikan rasa manis yang sangat kuat tanpa meningkatkan gula darah.

Halaman:

Tags

Terkini