Jika Ingin Bekerja di Perusahan Impian, Pahami Dulu Faktor-faktor yang Menentukan Pekerjaan Impian

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 2 September 2023 | 17:58 WIB
Ilustrasi: Tentukan faktor-faktor penentu pekerjaan impian untuk membantu mempersempit pilihan karir yang akan dituju. (Freepik)
Ilustrasi: Tentukan faktor-faktor penentu pekerjaan impian untuk membantu mempersempit pilihan karir yang akan dituju. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Sama seperti anak-anak yang sebagian tidak bisa menyebutkan cita-citanya, tidak semua orang dewasa juga bisa menentukan apa pekerjaan impiannya.

Jess Galica, pelatih eksekutif dan pendiri Reclaim Your Career, menjelaskan apa itu pekerjaan impian dengan menyebutkan faktor-faktor seperti keseimbangan kehidupan kerja, dan makna dalam pekerjaan tersebut.

Hal ini karena banyak karyawan yang bicara tentang kelelahan atau ketakutan akan PHK setelah banyak perusahaan terkemuka seperti Twitter, Meta, dan Amazon melakukannya.

Baca Juga: 3 Hal yang Bisa Ditawarkan Perusahaan untuk Merebut Hati Calon Karyawan yang Berpotensi

Padahal, banyak pekerja merasa pekerjaan impian mereka adalah jika bisa bekerja di perusahaan-perusahaan tersebut.

Untuk itu, Jess menyarankan untuk memahami kembali makna pekerjaan impian buatmu. Putuskan apakah kamu tertarik pada budaya perusahaan, berpotensi membuka perkembangan karir, atau gaji dan tunjangan yang kompetitif.

Jess memberikan tip untuk menemukan dan mendapatkan pekerjaan impian di lingkungan yang sedang tidak menentu seperti saat ini.

Pertama, bayangkan kehidupan impian yang kamu inginkan

Untuk menemukan pekerjaan impian, mulailah dengan perubahan pola pikir, kata Jess.

“Perubahan pola pikir terbesar bagi banyak orang adalah beralih dari fokus mencari pekerjaan impian untuk menemukan kejelasan tentang kehidupan impian,” katanya.

Dia menyarankan untuk melihat tiga tema utama sambil merenungkan masa depan yang indah, yaitu gaya hidup, tujuan keuangan, dan tanggung jawab sehari-hari.

Faktor-faktor ini akan membantu mempersempit pilihan karir yang akan dituju.

Baca Juga: Etiket di Tempat Kerja Masih Perlu, dan Menjauhi Ponsel Saat Berkomunikasi adalah Keharusan

Misalnya, Jess mengatakan bahwa karyawan yang sudah memiliki anak mungkin perlu memprioritaskan model kerja yang fleksibel atau hybrid.

Sementara yang masih single bisa fokus pada kebijakan cuti berbayar sehingga bisa melakukan travelling.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X