Ini Cara Jawab Pertanyaan HRD saat Wawancara Kerja, "Apa Kelemahan Kamu?"

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 5 November 2023 | 13:00 WIB
Ilustrasi: Ketahui pola pertanyaan HRD yang diberikan saat wawancara kerja, supaya kamu selalu siap dengan jawabannya. (Unsplash/Mina Rad)
Ilustrasi: Ketahui pola pertanyaan HRD yang diberikan saat wawancara kerja, supaya kamu selalu siap dengan jawabannya. (Unsplash/Mina Rad)

PejuangKantoran.com - Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk wawancara kerja?

Pastikan kamu datang lebih awal atau, setidaknya, tepat waktu. Jangan lupa berpakaian dengan pantas. Jika bisa, kenali siapa yang akan mewawancaraimu saat wawancara kerja.

Lalu, saat ditanya mengenai kelemahan dirimu ketika wawancara kerja, jangan segan-segan menyebutkan apa saja kelemahan profesional yang kamu miliki.

Tapi apa yang harus dijawab, biar nggak ikut terjebak?

Baca Juga: 14 November, Iwan Fals dan Rossa Siap Tampil Memukau di Puncak Festival Film Indonesia 2023

Ryan Simonetti, seorang CEO perusahaan perhotelan Convene mengungkapkan kamu tak bisa datang ke wawancara kerja dengan "kepala kosong".

Pelajari terlebih dahulu posisi yang kamu lamar, ketahui dengan jelas apa saja job desk-nya, baru setelah itu kamu bisa bilang:

“Saya tahu bahwa mungkin ada kesenjangan dalam pekerjaan tersebut dengan kemampuan saya. Namun, saya pikir saya bisa mengatasinya dengan bantuan dan dukungan dari perusahaan.”

Menurut Ryan dan CEO lainnya, bersikap terbuka tentang kekurangan yang kamu miliki justru akan membuatmu terlihat lebih menonjol dibandingkan kandidat lainnya. 

Baca Juga: Tidak Ada yang Positif dengan Toxic Positivity, Ini Bahayanya Kalau Perusahaan Mendukungnya

Akui kelemahan tanda orang yang bisa "berevolusi secara profesional"

Bagi Ryan, bersikap terbuka tentang hal apa pun yang membuatmu memerlukan bantuan, berarti kamu mulai membangun alur kerja yang dapat melayani semua orang.

Jika kamu datang ke sebuah wawancara dan berkata, "Saya bisa melakukan pekerjaan ini, tetapi saya mungkin saya bantuan dari Anda,” akan membuka dialog dua arah yang jujur sehingga membuat orang tersebut memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih kesuksesansukses.

 “Orang-orang yang sangat berbakat dan berkembang secara profesional dan emosional dapat melakukan percakapan seperti itu.  Dan itu menjadi pertanda baik bagi kinerja mereka di masa depan,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: CNBC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X