PejuangKantoran.com - Semakin banyak perusahaan yang me-layoff karyawan, tetapi sayangnya lowongan pekerjaan yang tersedia tidak sebanyak pencari kerja yang betul-betul membutuhkannya.
Mereka semakin sulit mendapatkan pekerjaan dengan mudah, dan data baru menunjukkan bahwa beberapa manajer perekrutan juga membuat segalanya menjadi lebih sulit.
Sebanyak 4 dari 10 perusahaan mengatakan bahwa mereka memasang “daftar pekerjaan palsu” tahun ini, begitu menurut survei bulan Mei terhadap 649 manajer perekrutan dari situs karir Resume Builder.
Baca Juga: 3 Kebiasaan Sehari-Hari yang Bikin Orang Jepang Panjang Umur dan Bahagia, Kata Penulis Ikigai
Sebanyak 3 dari 10 perusahaan mengatakan bahwa mereka sedang mengiklankan lowongan pekerjaan yang tidak nyata.
Pekerjaan palsu ini mengacu pada daftar online untuk posisi atau jabatan yang tidak secara aktif direkrut oleh perusahaan. Perusahaan melakukan hal itu hanya untuk mengumpulkan resume, dan beberapa alasan lainnya.
Perlu juga dicatat bahwa meskipun sebagian perusahaan ini mengatakan bahwa meskipun mereka memasang lowongan pekerjaan palsu, hal ini tidak berarti bahwa bagian yang sama dari listing mereka juga palsu.
Strategi ini, meskipun membuat frustrasi, bukanlah hal baru, begitu menurut Stacie Haller, kepala penasihat karir di Resume Builder.
“Agen temporer selalu membutuhkan talenta baru dan selalu menjalankan iklan lowongan kerja baru, karena jika klien membutuhkan seseorang, mereka membutuhkan [seorang kandidat] yang sudah terverifikasi,” kata Haller.
Dalam situasi ini, agensi dapat menghubungi dan mewawancarai kandidat untuk menyimpan informasi mereka sampai lowongan yang sebenarnya dibuka.
Baca Juga: Daftar Perusahaan Paling Berkelanjutan 2024 Versi Majalah Time
Hanya saja, sekarang Haller melihat bahwa perusahaan-perusahaan tradisional lebih sering melakukan praktik tersebut.
Alasan perusahaan memasang lowongan pekerjaan palsu
Menurut survei tersebut, manajer perekrutan kemungkinan besar mem-posting lowongan palsu untuk karyawan pemula dan menengah.
Lowongan ini di-posting di situs web perusahaan mereka serta forum online seperti LinkedIn, ZipRecruiter, Indeed, Glassdoor, dan lain-lain.
Artikel Terkait
Proses Penonaktifan NIK Warga DKI yang Sudah Tidak Berdomisili di Jakarta Masih Berlangsung
85% Orang Bekerja dengan Rekan Kerja yang Mengganggu, Ini Dampaknya bagi Mereka
Daftar Lengkap 10 Maskapai Terbaik Dunia 2024 Versi Skytrax
Vietjet Masuk Daftar 50 Perusahaan Terbaik dari Forbes Vietnam
Jangan Panik, Begini Cara Menghadapi Anggota Tim yang Tahu Lebih Banyak daripada Kamu
Bedakan Karyawan Tipe Generalis dan Spesialis, Kalau Kamu Termasuk yang Mana?
Sama-sama Dibutuhkan Perusahaan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Generalis dan Spesialis