- Menarik karyawan berbakat
Menurut sebuah laporan dari Deloitte, karyawan lebih cenderung bertahan di tempat kerja yang menggunakan platform gamifikasi daripada yang tidak.
Ini karena gamifikasi dapat membantu menarik dan mempertahankan talenta terbaik dengan membuatnya terlihat seperti tempat kerja yang menarik.
- Mengurangi perputaran karyawan
Pergantian karyawan itu mahal. Itulah yang membuat perusahaan dengan jumlah tingkat pergantian karyawan yang tinggi menjadi lebih boros.
Dengan gamifikasi, karyawan merasa dihargai sehingga bertahan lebih lama dan tidak mencari peluang kerja di tempat lain. Selain itu, mereka juga mampu menyelesaikan lebih banyak masalah karena merasa bangga dengan pencapaiannya.
Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata Saat Musim Salju dan Atraksi Apa Yang Ada Di Sana
- Membuat karyawan bekerja lebih keras
Dengan menyediakan lingkungan yang menyenangkan karena karyawan dapat berinteraksi satu sama lain dan mendapatkan imbalan atas pekerjaannya, mereka bekerja lebih keras daripada sebelumnya.
Dengan melakukan gamifikasi karyawan, perusahaan bisa menjadi tempat kerja yang menyenangkan sehingga meningkatkan semangat kerja dan mengurangi tingkat pergantian karyawan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Tren Pekerja Yang Memilih Untuk WFH atau Remote Working Meningkat. Ini Kendala Dan Solusinya!
Ada Yang Harus Dilakukan, Dos, dan Ada yang Harus Dihindari, Don'ts, Saat WFH
5 Cara Menuliskan 'Sering Bekerja dengan Deadline' di CV agar Menarik Perhatian Rekruter
Aroma Hotel dengan Wewangian yang Khas Berkaitan dengan Scent Marketing. Apa Tujuannya?
3 Tanda Seseorang Punya Keterampilan Leadership yang Baik, Cocok Jadi Pemimpin!
Apa Yang Harus Kamu Lakukan (Dos) dan Hindari (Don'ts) Saat Magang Agar Bermanfaat Secara Optimal?
Maunya Sempurna, tapi Jadi Perfeksionis Malah Bikin Kamu Menunda-nunda Pekerjaan. Jangan Ya Dek Ya!
3 Tipe Perfeksionisme, ketika Kamu Menetapkan Standar yang Tinggi pada Diri Sendiri atau Orang Lain
10 Istilah Dunia Kerja yang Tak Dipahami Karyawan Gen Z, 'KPI' Nomor 1 yang Dicari di Google
Gen Z Suka Remote Working Tapi Tak Suka Diawasi. Peran Manajer Tergantikan Oleh AI?