Pejuangkantoran.com - Generative AI (GenAI) sudah sangat diandalkan oleh banyak karyawan sehingga mereka lebih memilih bertanya pada teknologi tersebut daripada manajer.
upGrad Enterprise, dari perusahaan raksasa keterampilan online upGrad, merilis studi ekstensif berjudul “The GenAI Gap: GenZ & the Modern Workplace” atau Kesenjangan GenAI: GenZ & Tempat Kerja Modern.
Studi ini mengeksplorasi bagaimana para pekerja GenZ mengadopsi GenAI di tempat kerja dan dampaknya bagi perusahaan, mulai dari pola penggunaan, sikap, dan ekspektasi.
Laporan ini juga menyoroti peran perusahaan dalam mengembangkan pola pikir yang ramah terhadap GenAI di antara tenaga kerja mereka.
Baca Juga: Gen Z Suka Remote Working Tapi Tak Suka Diawasi. Peran Manajer Tergantikan Oleh AI?
Tingkat penggunaan GenAI sangat tinggi
Temuan menunjukkan bahwa para pekerja GenZ optimis dan berpikiran maju dalam hal GenAI. Bahkan, 1 dari 2 GenZ percaya bahwa teknologi tersebut memiliki peran mendukung, jika bukan peran sentral dalam karir mereka selama 5 tahun ke depan.
Tingkat penggunaan GenAI juga sangat tinggi. Sebanyak 73% GenZ telah mengintegrasikan GenAI ke dalam tugas-tugas harian mereka dan 72% mengandalkan output yang dihasilkan GenAI dengan minimal editing.
Menariknya, GenZ menunjukkan kesadaran lingkungan yang lebih besar, dengan tiga kali lebih peduli terhadap dampak ekologis GenAI dibandingkan perusahaan.
Baca Juga: Mesin Pencari Berbasis AI OpenAI Resmi Diluncurkan di ChatGPT
Hasil temuan utamanya
Berikut adalah beberapa temuan dari studi terhadap responden Gen Z terhadap GenAI.
- 65% merasa netral hingga optimis terhadap GenAI, sedangkan 77% melihatnya sebagai pertanda kemungkinan pekerjaan yang baru.
- 56% lebih memilih untuk berkonsultasi dengan GenAI dibandingkan dengan manajer mereka, karena aksesibilitasnya yang konstan dan ketidakberpihakan yang dirasakan.
- 54% percaya bahwa pedoman perusahaan saat ini tentang GenAI tidak memadai sehingga perlu ada kebijakan AI yang lebih jelas dan pelatihan yang komprehensif.
- 52% mengakui kurangnya kejelasan seputar program pelatihan GenAI di tempat kerja mereka. Beberapa mengungkapkan pembaruan yang jarang atau bahkan tidak ada.
- 21% profesional SDM merasa nyaman mengandalkan GenAI untuk pelatihan peraturan.
Baca Juga: Ratusan Karyawan TikTok akan Dipecat, Perusahaan Beralih Ke Moderasi Konten melalui AI
Artikel Terkait
Survei Deloitte: Gen Z dan Milenial Menyukai AI Generatif di Dunia Kerja, tapi juga Khawatir
Perusahaan Pembuat Gambar AI Midjourney Mengumumkan Masuknya Mereka Ke Bisnis Hardware
Pembaruan Copilot Bikin Chatbot Microsoft AI Itu Lebih Menjadi Teman Digital dan Bisa Ngobrol
Penipuan Makin Canggih, Waspada Penelepon Bersuara AI Ingin Memulihkan Akun Gmail Kamu
Apa Sih Arti 'Jam Koma' yang Sering Diucapkan Gen Z? Ternyata Semua Generasi Mengalaminya Lho
Bukan Salah Gen Z Jika Mereka Sulit Betah di Tempat Kerja, Benarkah Ini Kesalahan Universitas?