Pejuangkantoran.com - Penilaian kinerja perusahaan menjadi momen yang dicemaskan banyak orang. Dianggap penuh tekanan bagi pekerja, ternyata penilaian kerja juga membuat stres manajer yang harus memberikan penilaian.
Namun, kecemasan atas penilaian kerja ini memang lebih sering dirasakan oleh pekerja yang lebih muda dan kurang berpengalaman. Kebanyakan dari mereka khawatir penilaian tersebut dapat memengaruhi gaji atau bahkan promosi.
Padahal, dengan persiapan yang tepat maka penilaian kinerja bisa dihadapi dengan lebih percaya diri.
Baca Juga: 10 Istilah Dunia Kerja yang Tak Dipahami Karyawan Gen Z, 'KPI' Nomor 1 yang Dicari di Google
Penilaian kerja dari perspektif karyawan
Sebagian besar pekerja menganggap penilaian kinerja berhubungan erat dengan perkembangan karir dan gaji. Ini yang membuat mereka stres.
Terlebih lagi bagi mereka yang merasa kinerjanya belum optimal, maka kecemasan terhadap feedback kinerja yang akan disampaikan pun semakin meningkat.
Untuk mengurangi kecemasan, ada beberapa langkah yang bisa diambil, yaitu:
- Perhatikan pencapaian sepanjang tahun, bukan hanya berdasarkan beberapa minggu terakhir. Ini karena penilaian kinerja yang menyeluruh akan membantu mengalihkan fokus dari kekurangan sementara.
- Ingat ulasan sebelumnya sehingga dapat menjadi patokan untuk melihat bagian mana yang perlu diperbaiki dan pencapaian yang sudah dilakukan. Ini bisa menjadi petunjuk untuk membuktikan perkembangan selama tahun tersebut.
- Catat pencapaian dan tantangan yang telah dihadapi sepanjang tahun sebelum proses penilaian kinerja sehingga penilaian diri akan menjadi lebih mudah dilakukan.
Baca Juga: 7 Manfaat Gamifikasi Karyawan di Tempat Kerja, Tren Apa Lagi Ini?
Bagaimana jika kamu menerima feedback buruk?
Tidak ada yang ingin mendapatkan feedback buruk. Namun, kritik yang membangun dapat menjadi proses pembelajaran.
Jangan langsung terbawa emosi saat menerima ulasan yang tidak diharapkan. Sebaiknya, tanyakan secara jelas kepada atasan mengenai aspek yang perlu diperbaiki dan pastikan kamu paham pengembangan yang diharapkan di masa depan.
Selain itu, pastikan penilaian yang buruk ini tidak berubah menjadi debat. Fokuslah pada umpan balik yang diberikan karena itu adalah acuan utama untuk berkembang.
Artikel Terkait
Sekarang Bukan Hanya Feedback yang Penting bagi Karyawan, tapi Juga Feedforward
Kenapa HRD Jarang Beri Feedback dan Alasan Kenapa Kamu Ditolak Kerja, Rasanya Seperti di-Ghosting HRD?
Siap-siap, Ini Mekanisme Penilaian Tes Online Tahap 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024
4 Pertanyaan untuk Merespons Feedback Atasan saat Performance Reviews biar Nggak Bikin Demotivasi
Apa Itu Performance Improvement Plan, dan Kapan Rencana Peningkatan Kinerja Diperlukan?
Jika Dijalankan dengan Benar, Performance Improvement Plan Punya Banyak Keuntungan
5 Tips Menghadapi Performance Review dengan Atasan, agar Tetap Pede Meski Feedback Kamu Negatif