Pertanyaan tentang AI yang akan Sering Ditanyakan Rekruter dalam Wawancara Kerja Ke Depannya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 29 Desember 2024 | 11:41 WIB
Ilustrasi: Sekitar 64% karyawan merasa kewalahan dengan laju perubahan di tempat kerja akibat perkembangan AI. (Freepik)
Ilustrasi: Sekitar 64% karyawan merasa kewalahan dengan laju perubahan di tempat kerja akibat perkembangan AI. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh dengan perubahan besar bagi para pekerja. Salah satunya karena harus berjuang untuk menyesuaikan diri dengan tempat kerja yang mengadopsi teknologi AI.

Bayangkan saja, menurut penelitian yang dilakukan LinkedIn, lebih dari 10% pekerja yang dipekerjakan saat ini memiliki jabatan yang tidak ada pada 2000.

Perubahan tersebut akan semakin cepat berkat pekerjaan seperti “chief AI officer” menjadi jabatan baru yang paling diminati di jajaran C-suite tahun ini. Diramalkan, ini juga akan merambah ke karyawan di semua level organisasi.

Baca Juga: Mengapa Masyarakat Cenderung Memaafkan Pelaku Kriminal yang Berpenampilan Menarik?

“Bukannya mengubah pekerjaan, melainkan pekerjaan yang mengubah diri kamu,” kata Daniel Shapero, chief operating officer LinkedIn.

Pertanyaan yang akan ditanyakan rekruter

Perubahan yang cepat di tempat kerja membuat para pemberi kerja menjadi tidak begitu yakin dengan talenta yang dibutuhkan untuk mendorong penggunaan AI di perusahaannya.

Ini membuat mereka harus menemukan cara-cara kreatif untuk mencari tahu kecocokan para kandidat dengan kebutuhan perusahaan.

Menurut Shapero, salah satu cara mengetahui kemampuan calon karyawan baru dengan AI adalah dengan memberikan satu pertanyaan yang secara khusus terbukti memberikan pencerahan terkait kedekatan kandidat dalam bidang AI.

“Salah satu pertanyaan yang semakin sering ditanyakan tahun ini oleh para pemberi kerja dalam wawancara adalah 'Ceritakan kepada saya bagaimana kamu menggunakan AI di tempat kerja atau di rumah',” kata Shapero.

Baca Juga: Lagi Wamil, Ulang Tahun V BTS Dirayakan ARMY Seminggu Berturut-turut di Lokasi Tugasnya

Jawaban pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa kamu merasa nyaman atau tidak menggunakan AI.

Meski tidak ada jawaban pertanyaan yang benar-benar “benar”, tetapi Shapero mengatakan bahwa contoh jawaban favoritnya adalah yang bersifat pribadi dan profesional.

Ia memberi contoh, “Berikan jawaban saat kamu merencanakan perjalanan keluarga, meringkas catatan rapat, atau menghasilkan ide-ide kreatif untuk pelanggan.

"Hal ini membuat kamu mengakui bahwa ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan menggunakan AI.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Yahoo! News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X