Dalam pikiran karyawan yang overthinking, kata tersebut bisa terlihat negatif. Misalnya, saat atasan menjawab permintaan perpanjangan deadline hanya dengan “OK”, karyawan bisa berpikir atasannya membalas dengan rasa marah atau kecewa.
Menurut Mary Crane, pemilik konsultan bisnis Mary Crane & Associates, dalam konsep obrolan online di dunia kerja, orang harus memahami bahwa tulisan yang lebih sedikit, tidak selalu berarti lebih baik.
Baca Juga: Cinta Laura Ucapkan Dialog Bahasa Jerman di Film Jumbo, dan Kisah Menarik di Balik Layar Lainnya
Ini terutama berlaku ketika banyak orang yang bekerja dari rumah atau bekerja secara hybrid, dan mungkin tidak mengenal satu sama lain dengan baik.
Chat bisa sangat efektif jika kamu sudah mengenal rekan kerja dengan baik dan bisa berkomunikasi dengan cepat tanpa banyak basa-basi.
Namun, ketika rekan kerja tidak memiliki keakraban tersebut, akan muncul kecemasan dan lebih banyak kesempatan untuk disalahpahami, yang akan memperlambat proses kerja.
Cara menghindarinya
Baca Juga: Harusnya Begini Nih, Cara Atasan untuk Mengurangi Karyawan yang Resign dalam Waktu Berdekatan
Saat mengirim pesan atau balasan chat, asumsikan semua orang sedang sibuk dengan pekerjaannya dan ingin berkomunikasi secara langsung.
Crane menyarankan untuk mengirim pesan seperti, “[Nama rekan kerja], lagi sibuk nggak? Aku lagi ngerjain proyek XYZ dan punya beberapa pertanyaan. Bisa aku hubungin sekarang nggak?”
Pesan tersebut akan memberikan pilihan kepada penerima untuk langsung merespons dan memberikan pesan balasan.
Dalam kasus “OK,” para ahli mengatakan bahwa kamu sebaiknya melengkapi pesan dengan kalimat yang positif, seperti “Oke, bagus” atau “OK, nggak masalah” dan semacamnya. Jadi si penerima tidak akan overthinking atau mengkhawatirkan hal yang belum tentu terjadi. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Dikelola dengan Prinsip Syariah, Ini Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan ST014
Bukan Hanya Menjual Produk ke Konsumen, Ini Tanggung Jawab B2C Sales Director yang Utama
Wajar Jika Kamu Ingin Sekali Disukai Rekan Kerja, tetapi Jangan Sampai Memaksakan Diri!
Polemik Penundaan CASN 2024, BKN Usul Pendataan untuk Bantu Kembalikan Pegawai yang Terlanjur Resign
Dugaan Pemerasan ke Toko Roti, Codeblu Diperiksa Polres Metro Jakarta Selatan
Dari Arjosari, Pacitan, Gula Aren Temon Kini Sukses Menembus Pasar Global dengan Dukungan BRI
Dilema Pekerja Perempuan saat Harus Memilih: Mau Disukai atau Dianggap Kompeten?
10 Alasan Banyak Karyawan Resign dalam Waktu Bersamaan, Gaji Rendah Bukan Satu-satunya!