PejuangKantoran.com - Saat ini, sudah banyak karyawan yang mementingkan transparansi di tempat kerja. Meski begitu, masih banyak pemberi kerja yang tak melakukannya.
Karyawan yang sering dipuja-puji atasan tetapi tidak menerima kenaikan jabatan ataupun kenaikan gaji boleh dibilang korban dari tidak ada transparansi di perusahaan.
Kurangnya transparansi di perusahaan bahkan bisa terjadi dalam setiap tahap karier yang sedang dijalani oleh pencari kerja atau karyawan.
Baca Juga: Naik Gajinya Nggak Seberapa, Kerjaan Nambah Terus. Ini Pentingnya Transparansi Sejak Awal!
Situasi apa yang dapat mengindikasikan rendahnya transparansi di perusahaan?
Untuk pencari kerja
Transparansi di tempat kerja tidak hanya berlaku untuk karyawan, tetapi juga bisa pada calon karyawan.
Ini bisa jadi sesuatu yang mendasar, seperti tidak menjelaskan dengan jelas saat wawancara pertama bahwa akan ada tes tambahan yang tidak dibayar, tetapi perlu dilakukan sebagai bagian dari proses wawancara.
Bahkan, yang juga sering terjadi adalah rekruter tidak berterus terang mengenai kisaran gaji yang ditawarkan.
Baca Juga: Kurang Tidur Ternyata Bisa Sangat Berpengaruh pada Karir. Ini Pekerjaan yang Paling Berpengaruh!
Ini bisa membuat pencari kerja menjalani seluruh proses hingga akhir, dan baru saat itu mengetahui bahwa gajinya terlalu rendah.
Menurut penelitian SHRM, lebih dari 80% pekerja AS lebih cenderung mempertimbangkan untuk melamar pekerjaan jika gaji yang ditawarkan dicantumkan dalam lowongan kerja.
Pada saat yang sama, 66% perusahaan yang mencantumkan kisaran gaji pada lowongan pekerjaan mereka, mengatakan bahwa kualitas pelamar meningkat.
Artikel Terkait
Tak Hanya Menyanyikan Lagu OST, Rossa Juga Memulai Debut Aktingnya di 'Tak Ingin Usai Di Sini'
AI Career Coach Makin Jadi Pilihan untuk Menganalisis Skill, Minat, sampai Tren Pasar Kerja
Salurkan Kredit Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun, BRI Dorong Perputaran Ekonomi Kerakyatan
5 Hal Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Memilih Mobil dengan Transmisi Otomatis Atau Manual
4 Cara untuk Mengurangi Jam Kerja dalam Seminggu, Tak Perlu Lagi Kerja “9 to 5” Setiap Hari
5 Sikap Profesional Yang Tak Akan Dilakukan Orang dengan Kecerdasan Sosial saat Mengobrol
Penerapan 5W 1H Tak Hanya Dalam Jurnalistik, Namun Juga Bisa Dalam Dunia Bisnis.