Jangan Dekat-dekat, Satu Orang yang Stres di Kantor Bisa Menular ke Banyak Orang Lho!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 27 Mei 2025 | 20:54 WIB
Ilustrasi: Secondhand stress bisa terwujud melalui ekspresi wajah, nada suara, dan bahkan perilaku yang tidak kentara. (Pexels/Khwanchai Phanthong)
Ilustrasi: Secondhand stress bisa terwujud melalui ekspresi wajah, nada suara, dan bahkan perilaku yang tidak kentara. (Pexels/Khwanchai Phanthong)

PejuangKantoran.com - Tahukah kamu kalau stres di tempat kerja bisa gampang nyebar? Jadi, nggak heran kalau ada yang mengalami stres, otomatis perasaan tersebut bisa ikut dirasakan orang-orang di sekitarnya.

Hal ini berkaitan dengan chemistry antarindividu yang bisa membuat seseorang merasa nyaman atau malah tidak. Seharusnya perusahaan juga memperhatikan hal ini agar lingkungan kerja tetap kondusif.

Studi terbaru dari Journal of Personality and Social Psychology pada 2023 membuktikan bahwa stres bisa menular sama mudahnya seperti virus flu.

Baca Juga: Program Desa BRILian Mendorong UMKM Camilan Khas Desa Hargobinangun Menjadi Andalan

Karena itulah, penting untuk memahami bagaimana stres bisa menyebar dan langkah apa yang bisa dilakukan untuk menjaga suasana kerja tetap sehat dan positif.

Otak lebih suka yang negatif

Otak manusia memang cenderung lebih fokus ke hal negatif. Repotnya, emosi negatif seperti stres cenderung lebih mudah tertanam dan bertahan lebih lama dibandingkan emosi positif.

Stres dapat dengan mudah menyebar di antara rekan kerja karena efek "penularan stres", di mana reaksi emosional, termasuk stres, mudah ditularkan di antara orang-orang.

Hal ini sebagian karena otak kita terhubung untuk mencerminkan keadaan emosional orang-orang di sekitar kita, sebuah proses yang dikenal sebagai penularan emosi.

Baca Juga: Pertanyaan Utama tentang Penulisan Soft Skills di CV, Salah Satunya Cara Rekruter Mengevaluasinya

Situasi dan perilaku yang penuh stres dapat memicu respons fisik dan kimiawi pada orang lain, bahkan tanpa kontak langsung. "Secondhand stress" alias "stres tidak langsung" ini bisa terwujud melalui ekspresi wajah, nada suara, dan bahkan perilaku yang tidak kentara.

Selain itu, pelepasan hormon yang berhubungan dengan stres, seperti kortisol, juga dapat menstimulasi orang lain, sehingga menciptakan siklus stres yang meningkat di tempat kerja.

Setelah stres menyebar, stres dapat terus berlanjut, karena peningkatan stres pada satu orang dapat memicu lebih banyak stres pada orang lain, sehingga menciptakan siklus yang sulit diputus.

Cara melindungi diri dari stres yang menular 

Lalu bagaimana jika situasi di tempat kerja begitu stressful? Apakah sebaiknya kita menghindar atau tidak bekerja berdekatan dengan mereka yang stres dulu?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Welcome to the Jungle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X