Tantangan menumbuhkan rasa syukur di tempat kerja
Meskipun terlihat sederhana, pengakuan sangat mudah diabaikan di tempat kerja. Beberapa penyebabnya adalah kesibukan kerja, perbedaan budaya, dan bahkan keraguan akan pentingnya hal ini.
“Salah satu cara untuk menjaga momentum adalah dengan mengintegrasikannya ke dalam rutinitas sehari-hari dan menjadikannya bagian inti dari budaya perusahaan, bukan hanya sebagai acara sekali saja,” kata Seth.
Lalu, pastikan perusahaan tidak melakukan favoritisme sehingga pengakuan dianggap bias atau tidak adil. Untuk itu, pengakuan harus dilakukan dengan konsisten, transparan, dan berdasarkan kriteria yang jelas.
Baca Juga: 5 Teknik Mindfulness ala Korea untuk Menenangkan Pikiran, Salah Satunya melalui Upacara Minum Teh
Meminta feedback dari karyawan secara rutin juga bisa membantu mengukur dampak dari inisiatif rasa terima kasih dan menyesuaikannya.
Dengan menunjukkan rasa terima kasih yang tulus, ada dampak nyata yang dirasakan di tempat kerja, mulai dari kerja sama tim yang lebih baik hingga peningkatan inovasi.
Dengan secara konsisten mempromosikan budaya berterima kasih, perusahaan dapat menciptakan tempat kerja yang lebih positif, produktif, dan terlibat aktif.
Artikel Terkait
Tak Pernah Diajak Meeting Lagi? Sepertinya Kamu Dipecat secara Halus oleh Perusahaan!
Wisata Sains Makin Diminati Wisatawan Dunia, Ini 6 Tur Paling Menarik yang Bisa Kamu Coba
BRInita Raih Penghargaan dari Mata Lokal Fest melalui Program Pertanian Kota yang Inklusif
Wamenaker Geram HRD Sebut Job Fair sebagai Acara Formalitas Perusahaan: 'Nggak Tanggung Jawab!'
Saat ini Reverse Mentorship Mulai Banyak Dijalankan Oleh Perusahaan. Apa Itu dan Apa Manfaatnya?
6 Kebiasaan Yang Sering Kamu Lakukan Namun Bisa Menghambat Kamu Untuk Menjadi Pribadi Lebih Baik
Tak Cukup Hanya Terima Kasih, Atasan Harus Bisa Akui Kerja Keras Karyawannya. Ini 4 Manfaatnya Untuk Perusahaan!