Pejuangkantoran.com - Dulu, kecerdasan buatan (AI) di alat kerja hanya dianggap sebagai fitur tambahan.
Namun, sekarang ini AI seperti Gemini dari Google sudah menjadi bagian penting dalam aplikasi produktivitas. Misalnya saja di Google Docs, Gmail, dan lainnya.
Menurut para ahli, AI kini bukan lagi “fitur keren”, melainkan sudah menjadi standar. Bahkan, dalam waktu kurang dari dua tahun, pengguna akan menganggap fitur AI seperti halnya pemeriksa ejaan atau tombol simpan otomatis.
“Semua alat produktivitas yang tidak punya fitur AI akan terasa ketinggalan zaman pada 2026,” kata Zhang, seorang pakar teknologi produktivitas.
Fitur seperti balasan otomatis di Gmail, ringkasan rapat, hingga penghapusan email yang tidak penting dengan bantuan AI, sudah digunakan banyak orang karena benar-benar membantu dalam pekerjaan sehari-hari.
Baca Juga: Pemikiran Kritis Seharusnya Jadi Kekuatan Super di Era AI Seperti Saat Ini. Mengapa?
Bukan sekadar pintar, tetapi harus terhubung
Namun, hanya memiliki AI saja tidak cukup. Hal terpenting lainnya adalah bagaimana AI ini bisa menyatu dengan sistem kerja perusahaan.
Microsoft, misalnya, sudah membuat banyak konektor yang bisa menghubungkan AI mereka ke berbagai aplikasi dan sistem di tempat kerja. Hal ini membuat AI lebih berguna dan relevan dengan pekerjaan nyata.
Menurut seorang eksekutif di perusahaan konsultan teknologi, Tom Keuten, tantangan utama dalam penerapan AI bukanlah teknologinya, tetapi orang-orang dan kebiasaan yang sudah terbentuk.
Banyak perusahaan masih terjebak pada cara kerja lama dan ragu untuk berubah.
Padahal, AI bisa membantu menulis email, merangkum rapat, sampai memberi saran tugas, yang artinya mengubah cara kerja kita secara keseluruhan.
Zhang menyarankan agar perusahaan mulai memikirkan ulang proses kerja mereka.
“Jangan cuma menyisipkan AI ke dalam cara lama. Namun, pikirkan bagaimana AI bisa membuat proses kerja jadi lebih baik,” ujarnya.
Artikel Terkait
Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence
Meski Menggunakan AI Tiap Hari, Ternyata Banyak Karyawan yang Tidak Percaya dengan Hasilnya
AI Bisa Meringankan Kerja Pemimpin, Tapi Tetap Harus Ada Aturan dan Etikanya!
Human-Centered Artifical Intelligence, AI Yang Sedang Dikembangkan Yang Bakal Mendukung Manusia Atau Malah Menggantikannya?
Tak Perlu Takut Dengan AI Karena Justru Bisa Bantu Kamu Tingkatkan Soft Skill Diri. Begini Caranya!
4 Cara Memperkuat Otot Berpikir Kamu di Era AI, Supaya Tetap Bisa Berpikir Kritis!