PejuangKantoran.com - Bayangkan jika ada satu hal yang dilakukan oleh 81% orang di tempat kerja setiap harinya, tetapi 84% dari mereka mengakui bahwa hal tersebut sebenarnya tidak efektif.
Itulah kenyataan yang terjadi saat ini dalam dunia kerja, menurut State of Workplace Innovation Report 2024 dari Asana. Satu hal yang dimaksud adalah kolaborasi, yaitu bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan bersama.
Kolaborasi di tempat kerja sangat penting karena mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kekompakan tim.
Baca Juga: Apa Itu Sistem Otomatisasi, yang Disebut Dapat Membuat Kita Bekerja Lebih Cepat dan Efisien?
Ketika karyawan bekerja sama, mereka dapat memanfaatkan beragam keterampilan dan perspektif, yang menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik, solusi yang lebih kreatif, dan lingkungan kerja yang lebih positif.
Namun meski kolaborasi dianggap penting dan dilakukan hampir setiap hari, ternyata banyak yang merasa bahwa cara melakukannya saat ini tidak efektif.
Bahkan, laporan menunjukkan bahwa 90% pekerja masih bergantung pada jaringan informal, seperti obrolan singkat dengan teman kantor untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.
Artinya, banyak kolaborasi yang justru terjadi di balik layar, tidak terdokumentasi, dan sulit dilacak.
Bentuk kolaborasi sulit terlihat
Kolaborasi di tempat kerja yang baik terbukti sangat berpengaruh terhadap hasil bisnis. Hal ini membuat karyawan merasa saling terhubung sehingga 90% lebih mungkin memahami bahwa pekerjaannya membantu mencapai tujuan perusahaan.
Baca Juga: Mau Tahu Seperti Apa Rasanya Dicintai secara Ugal-ugalan? Tonton Deh, 'Sore: Istri dari Masa Depan'
Namun, meskipun tahu bahwa kolaborasi itu penting, banyak perusahaan kesulitan untuk memperbaikinya. Mengapa?
Alasan utamanya adalah karena kolaborasi sering tidak terlihat, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Rebecca Hinds, Kepala Lab Inovasi Kerja di Asana.
“Kolaborasi terjadi di berbagai tempat, baik secara fisik maupun digital, sehingga sulit untuk benar-benar tahu seberapa banyak kita telah berkolaborasi dalam satu hari kerja,” jelasnya.
Tidak seperti tugas lain yang bisa dilacak dan diukur, kolaborasi sering kali tidak memiliki alat ukur yang jelas.
Artikel Terkait
7 Gangguan di Tempat Kerja yang Bisa Menurunkan Produktivitas, Salah Satunya Sibuk Balas Whatsapp
5 Cara Sederhana Mengatasi Gangguan di Tempat Kerja, Supaya Lebih Fokus Mengerjakan Tugas
20 Tahun Berkarya, Reza Rahadian Berikan Beasiswa Kelas Akting Gratis! Ini Link Pendaftarannya
Dari Rumah Penjual Es ke ITB, Avan Ferdiansyah Buktikan Mimpi Tak Mengenal Batas
Sad, Fitur SplitBill LINE Resmi Ditutup Permanen Mulai 30 Juli 2025
Saat Ada Konflik di Tempat Kerja, Bolehkah Minta Bantuan HR? Ini Waktu Mereka Harus Turun Tangan!
Estimasi Waktu yang Akurat Sangat Penting saat Menjalankan Proyek, Ini 6 Manfaatnya yang akan Dirasakan!
BRI Bantu Salurkan BSU Senilai Rp1,72 T ke 2,8 Juta Pekerja, Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional