Pendapat yang terlalu subjektif, apalagi tanpa bukti atau data yang jelas, sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai masukan.
Menolak feedback seperti ini bukan berarti menutup diri dari koreksi, melainkan bagian dari menjaga kesehatan mental dan profesionalisme.
Tidak semua kritik harus dibalas dengan perbaikan. Ada kalanya, memilih diam dan fokus pada kerja yang dilakukan dengan baik adalah langkah yang paling bijak.
Cara menolak feedback dengan profesional
Saat menerima umpan balik yang hanya didasarkan pada asumsi, karyawan berhak untuk menolak atau meminta klarifikasi dengan penjelasan atau contoh yang konkret.
Baca Juga: Lowongan Kerja IKEA Family Leader Khusus buat yang Berpengalaman di Program Loyalitas Pelanggan
Kamu bisa menyampaikan seperti ini, "Bolehkah Bapak/Ibu berikan contoh spesifik kapan saya terlihat kurang termotivasi? Saya merasa selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pekerjaan saya. Mungkin ada kesalahpahaman?"
Jika terasa terlalu menyerang pribadi, arahkan kembali pada konteks pekerjaan dan cara kerja secara objektif.
Bila kritik disampaikan di saat suasana sedang panas atau tergesa-gesa, ajukan permintaan untuk membahasnya ulang di waktu yang lebih tenang.
Ini bisa membantu menjaga emosi tetap stabil dan memastikan diskusi berjalan dengan sehat.
Menolak feedback bukan berarti menolak berkembang, tetapi menunjukkan bahwa tidak semua kritik layak diberi ruang.
Artikel Terkait
Marthino Lio Punya Hobi Baru Gara-Gara Terlibat di Film Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian
Gaji di Australia 2025: Ini yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Kerja di Sana, Supaya Nggak Menyesal!
4 Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji di Australia, Plus Industri dengan Penghasilan Tertinggi
Work Life Balance, Mitos atau Fakta? Yuk Cek Keseimbangan Hidup Kamu
Yakin Hidup dan Kerja Kamu Sudah Seimbang? Ini 6 Langkah Mudah Melacaknya
Etika Berteman di Usia Dewasa, Harus Lebih Memahami, Santai, dan Saling Mengerti
Bahaya Banget Minum Minuman Beralkohol Setelah Olah Raga. It's a Very Big No No. Ini Alasannya!