Tiket Emas dalam Karier Bukan Lagi Ditentukan Hanya dengan Ijazah dan Gelar Keren, Tapi Plus yang Satu Ini!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:35 WIB
Agar sukses kariermu, maka tak bisa hanya andalkan gelar dan ijazah saja, namun juga harus ada keterampilan plus lainnya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Agar sukses kariermu, maka tak bisa hanya andalkan gelar dan ijazah saja, namun juga harus ada keterampilan plus lainnya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

 

Manusia dan AI vs manusia yang tidak pakai AI

Jadi, apakah AI akan mengambil semua pekerjaan? Tidak sepenuhnya. Para pemimpin perusahaan sepakat bahwa yang akan menang bukan AI-nya, tetapi manusia yang tahu cara memakai AI.

Ryan Roslansky bilang, “Unsur manusia seperti empati, komunikasi, dan fleksibilitas tetap jadi senjata utama.”

Untuk itu, kamu jangan hanya mengandalkan kemampuan mengobrol dengan chatbot, tetapi harus tetap melatih kemampuan sosial dan kreativitas.

Baca Juga: Soft Skills yang Paling Penting untuk Para Gen Z di Tempat Kerja

Tips agar karier tetap relevan

Berikut cara praktis untuk tetap kompetitif:

  • Belajar AI dan skill digital dengan mengikuti kursus online seperti LinkedIn Learning, Coursera, atau Udemy.
  • Perkuat soft skill, seperti komunikasi, kerjasama tim, kepemimpinan, dan kreativitas tetap penting.
  • Jangan takut perubahan dan biasakan diri untuk terus belajar.
  • Bangun jejaring, caranya mulai aktif di LinkedIn dan gabung komunitas profesional.
  • Tunjukkan skill di CV dan profil online menggunakan kata kunci seperti AI literacy, adaptable, collaboration, dll.

Baca Juga: Ini Kunci! Mengembangkan Keterampilan Baru Penting Bagi Karyawan Maupun Perusahaan!

Intinya, masa depan dunia kerja bukan lagi tentang manusia melawan mesin, tetapi siapa yang paling bisa berkolaborasi dengan mesin.

Mereka yang bisa menggabungkan keterampilan AI dengan keterampilan manusiawilah yang akan jadi bintang di dunia kerja modern.

Ijazah mungkin tetap penting, tetapi yang sekarang lebih berharga adalah kemampuan untuk terus belajar.

Mungkin, inilah definisi sukses yang baru, yaitu bukan yang paling pintar yang sukses, tetapi yang mereka yang paling mau berkembang. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Linkedin, Calibre, My Engineers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X