8 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan untuk Pindah-Pindah Kerja alias Job Hopping

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 27 November 2025 | 12:27 WIB
Ilustrasi: Pindah-pindah kerja memang perlu untuk mencari pengalaman yang lebih baik. Tetapi terlalu sering resign juga tidak bijak. (Freepik)
Ilustrasi: Pindah-pindah kerja memang perlu untuk mencari pengalaman yang lebih baik. Tetapi terlalu sering resign juga tidak bijak. (Freepik)

Promosi internal sering memakan waktu lama dan tidak semua perusahaan punya peluang yang jelas. Itulah sebabnya banyak profesional pindah untuk mendapatkan level yang lebih tinggi.

Jika kultur perusahaan kaku dan jalur karier tidak jelas, pindah mungkin lebih masuk akal.

5. Apakah waktunya tepat?

Pergi terlalu cepat membuat kamu terlihat kurang stabil. Namun, terlalu lama bertahan bisa menimbulkan kehilangan motivasi.

Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Mobil Terbaik dan 5 Rekomendasinya, Biar Kamu Nggak Salah Pilih!

Idealnya, kamu resign setelah menyelesaikan proyek atau mencapai sesuatu yang bisa kamu banggakan. Ini membantu membangun reputasi profesional kamu.

6. Apakah perusahaan baru benar-benar cocok?

Gaji besar dan jabatan keren tidak ada gunanya kalau budaya perusahaan toxic atau tidak sesuai gaya kerja kamu. Cari tahu kultur perusahaan, gaya pemimpin, cara komunikasi, hingga suasana tim yang sesuai dengan kamu.

Banyak orang menyesal terlalu cepat pindah karena salah memilih lingkungan kerja.

7. Apakah ini pilihan jangka panjang?

Bayangkan diri kamu lima tahun ke depan. Apakah posisi baru ini membawa kamu ke arah itu? Apakah ada peluang belajar lebih luas, mentoring, atau promosi?

Baca Juga: Berhenti Kerja Karena Alasan Keluarga, Ini Tips Menulis Surat Resign yang Tetap Profesional

Kadang pindah ke bidang yang berbeda namun dengan level yang sama, atau transfer laterallebih baik daripada promosi yang berisiko dan tidak sesuai minat.

8. Sudah siap dengan risikonya?

Pindah-pindah kerja memang menguntungkan, tetapi ada risikonya. Terlalu sering resign bisa membuat kamu dicap tidak stabil atau tidak loyal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: rediff

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X