Pejuangkantoran.com – Punya kerjaan sambilan atau side job itu bisa menjadi salah satu strategi saat ini. Punya side job (career hedging) adalah sebenarnya strategi yang dilakukukan secara sadar dan terencana untuk mengurangi risiko karier dengan cara tidak menggantungkan masa depan profesional pada satu jalur, satu peran, atau satu organisasi saja.
Konsep ini dipinjam dari dunia keuangan, yaitu risk hedging, yang kemudian diterapkan ke konteks pengelolaan karier individu.
Career hedging itu tetap berkomitmen pada pekerjaan utama, namun sambil menyiapkan opsi alternatif yang realistis apabila ada perubahan kondisi.
Career hedging (side job/sambilan) ini sangat relevan dengan situasi dan kondisi saat ini.
Misal, ketidakpastian organisasi, disrupsi teknologi, wage stagnation (gaji/upah tidak pernah naik dalam jangka waktu panjang) dan wage penalty (gaji/upah yang lebih rendah dibandingkan pekerja lain), mismatch karier, hingga usia/kesehatan yang memengaruhi daya tawar.
Artinya, loyalitas tunggal (pada satu organisasi) tanpa ada “cadangan” atau risk buffer saat ini semakin berisiko.
Baca Juga: Agar Pivot atau Pindah Karier Kamu Sukses, Lakukan 8 Poin Penting Berikut Ini!
Berbagai Macam Bentuk Career Hedging
Career hedging adalah membangun opsi. Bentuknya antara lain:
1. Skill hedging
Mengembangkan keterampilan yang:
- Lintas fungsi (misalnya: analisis data, komunikasi, manajemen proyek);
- Lintas industri;
- Bisa dimonetisasi di luar peran utama.
Contoh: Guru mengembangkan kompetensi penulisan, pelatihan, atau kurikulum digital.
2. Income hedging
Memiliki sumber penghasilan alternatif, misal:
Artikel Terkait
Bongkar Rahasia Jadi Konten Kreator Sukses, Bisa Jadi 'Side Job' Seru Para Pejuang Kantoran
Etika Kirim Chat Urusan Pekerjaan agar Terkesan Santai, tapi Tetap Profesional
Kalau Ada Lowongan Kerja Freelance Documentation (Photo dan Video) di Liberty Society, Mau Nggak?
Motherhood Penalty, Karier Bekerja Seorang Ibu yang Sering Terhambat. Ini Solusinya!
Pekerja Freelance Waspadai Blurred Boundary yang Bisa Sebabkan Tubuh Berhenti Kerja Namun Pikiran Tetap Kerja
Bagi Para Manajer atau Pimpinan Begini Cara Indikasi Awal Ada Tidaknya Presenteeism di Dalam Tim