Namun perlu kamu ingat, Kuda itu bukan tipe penyendiri. Dia memang butuh ruang gerak, tapi juga tetap butuh koneksi yang nyambung di sekitarnya. Kalau kamu ingin melakukan apapun sendirian, kamu bakal lebih cepat burn out.
Lagipula, kekuatan kamu yang sebenarnya bukan terletak pada kemampuan bekerja secara independen, melainkan pada kemampuan untuk memilih dengan siapa kamu mau melangkah maju.
Menyamakan intuisi dengan reaksi. Beberapa bulan ke depan, mungkin bakal sering muncul perasaan nggak sreg di hati kamu. Lalu kamu yakin kalau itu adalah intuisi yang harus jadi peringatan.
Baca Juga: 4 Peran yang Paling Dicari dalam Profesi Green Jobs di Indonesia Saat Ini
Tetapi, sebenarnya yang kamu rasakan mungkin bukan intuisi, melainkan rasa takut. Takut dipandang beda sama orang lain atau takut untuk melangkah jadi versi diri kamu yang sebenarnya.
Intuisi terkadang memang menakutkan, tapi akan membuat kamu merasa plong dan terbuka dengan peluang-peluang baru. Sebaliknya, kalau itu cuma reaksi (karena takut), perasaan itu akan membuat kamu memilih mundur, dan ujung-ujungnya membuat kamu mencari-cari alasan supaya tetap di zona nyaman saja.
Jadi, sebelum kamu buru-buru mengambil keputusan karena emosi sesaat, coba tanya dulu ke diri sendiri, apakah pilihan itu membuat kamu berkembang atau malah bikin kamu semakin ciut?
Artikel Terkait
Ding Shizhong, Otak Di Balik Akuisisi Anta Sports Terhadap Puma yang Heboh di Awal 2026 Ini
8 Kesalahan Pemakaian Sweat Suit Saat Berolah Raga yang Berisiko Fatal
Mulai Februari 2026, Visa Inggris Tak Bakal Lagi Ditempel di Paspor! Semuanya Jadi Digital
Perusahaan di China Beri Cuti 10 Hari untuk Karyawan yang Lagi “Tidak Bahagia”
Lowongan Kerja untuk 17 Posisi Dibuka! Peluang Karier Bersama PT Reska Multi Usaha (KAI Services)
Ibu Rumah Tangga Kini Bisa Punya Perlindungan Finansial Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Brisk Walk vs Japanese Walking, Mana yang Lebih Baik Dilakukan Saat Puasa?