4 Kategori Leads dalam Proses Lead Generation, dari yang Cuma Lihat-lihat sampai yang Niat Langganan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 24 Februari 2026 | 19:30 WIB
Ilustrasi: Kunci utama dari lead generation bukan sekadar mendapatkan data sebanyak-banyaknya, melainkan kreativitas dalam membina hubungan.  (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Kunci utama dari lead generation bukan sekadar mendapatkan data sebanyak-banyaknya, melainkan kreativitas dalam membina hubungan. (Freepik/Kate Mangostar)

Karena mereka sudah merasakan manfaatnya, tim sales bisa menghubungi mereka begitu masa trial habis untuk menanyakan pengalaman mereka dan menawarkan versi berbayar.

4. Service-Qualified Lead. Ini kelompok yang sudah siap beli. Mereka mungkin ingin langsung berlangganan setahun atau melakukan pembelian satu kali untuk menguji kualitasnya.

Di sinilah peran tenaga sales untuk memberikan penawaran eksklusif agar mereka merasa mendapatkan nilai lebih dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Suami Dwi Sasetyaningtyas akan Di-Blacklist dari Pemerintahan

Membangun hubungan jangka panjang

Namun perlu kamu ketahui, kunci utama dari lead generation bukan sekadar mendapatkan data sebanyak-banyaknya, melainkan kreativitas dalam membangun hubungan.

Di lingkungan B2B, testimoni pelanggan sangat kuat. Mendengar betapa puasnya orang lain terhadap layanan kamu bakal jauh lebih efektif daripada membuat iklan sekeren apapun.

Dengan demikian, lead generation butuh proses memahami audiens secara mendalam. Dengan terus mengasah proses ini, kamu tidak hanya mengejar target penjualan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan kamu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Indeed, Adobe.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X