PejuangKantoran.com - Paling sebal kalau sedang meeting, tiba-tiba ada rekan kerja yang menyampaikan ide kamu seolah-olah itu murni pemikiran dia. Rasanya pasti nyesek.
Mau interupsi dan bilang, “Eh, itu kan ide saya!” rasanya tidak enak atau takut dianggap baper. Tapi kalau diam saja, kejadian ini bakal terus berulang.
Mencuri ide orang lain di kantor itu bukan masalah sepele, lho. Ini bisa merusak mental karyawan dan bisa menimbulkan lingkungan kerja yang toxic.
Baca Juga: Memakai Terlalu Banyak Tools AI dalam Waktu Bersamaan Bikin Otak Nge-Hang dan Produktivitas Turun
Siapa saja yang suka nyomot ide orang lain?
Fun fact, ternyata yang suka begini biasanya atasan. Ada manajer yang mempresentasikan hasil kerja timnya, tapi terus-terusan pakai kata "Saya" bukannya "Kami". Padahal, semua orang tahu manajer tidak mengerjakan semuanya sendirian.
Padahal, seorang manajer justru terlihat jauh lebih hebat kalau dia berani bilang, “Ini hasil kerja tim saya di bawah arahan saya.” Itu baru namanya pemimpin.
Memberi kredit kepada tim justru bikin moral anak buah naik drastis. Kalau kita merasa dihargai, pasti kita bakal makin semangat dan produktif. Ya nggak, sih?
Selain atasan, rekan kerja juga sering nyomot ide orang lain. Menurut survei dari OfficeTeam, sekitar 44 persen karyawan mengaku pernah dicuri idenya. Meski begitu, angka tersebut juga menunjukkan kemungkinan bahwa kita sendiri pernah tanpa sengaja mencuri ide orang lain.
Misalnya, Bram punya ide A, lalu kita tambahkan sedikit bumbu dan tiba-tiba kita merasa ide itu sudah jadi milik kita sepenuhnya.
Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Employee Assistance Program, Cek Apakah Ada di Kantormu!
Kenapa orang suka mencuri ide orang lain?
Alasannya macam-macam. Ada yang memang tipikal orang egois yang mau menang sendiri. Tapi, banyak juga yang melakukannya karena rasa takut. Mereka takut kalau mengakui ide itu milik orang lain, mereka bakal terlihat kurang kompeten.
Ada juga faktor kebiasaan. Mungkin mereka dulu punya bos yang hobi mencuri ide orang lain, jadi mereka pikir memang begitu cara main di dunia kerja.
Belum lagi zaman sekarang ada AI seperti ChatGPT. Kita tanya sesuatu, AI kasih jawaban yang sebenarnya kumpulan ide orang lain, lalu kita pakai begitu saja tanpa merasa bersalah.
Artikel Terkait
Jarang Disosialisasikan, Padahal Employee Assistance Program Disediakan Gratis buat Karyawan
Clift Sangra Rela Naikkan BB-nya 20 Kilogram Untuk Film 'Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa'
Bawang Putih Bertunas, Masih Aman Dimakan atau Harus Dibuang?
Hati-Hati! Tidak Semua Makanan Aman Dipanaskan Ulang
Jangan Asal Dimakan! Ini Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Lewat Tanggal Kedaluwarsa
Bikin Mudik Aman dan Nyaman, Waspada Modus Penipuan Digital
6 Amalan Sunnah yang Sering Kali Terlupakan Saat Hari Raya Idulfitri