Mengapa Microsoft Office Makin Nggak Favorit, dan Apa Alternatif Aplikasi Perkantoran Lain?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 29 Maret 2026 | 21:57 WIB
Mengapa banyak pengguna merasa pemakaian Microsoft Office jadi lebih rumit? (Unsplash/Ed Hardie)
Mengapa banyak pengguna merasa pemakaian Microsoft Office jadi lebih rumit? (Unsplash/Ed Hardie)

PejuangKantoran.com - Dulu, rasanya hampir nggak mungkin bekerja tanpa menggunakan Microsoft Office. Aplikasi seperti Word, Excel, dan PowerPoint sudah seperti standar wajib, baik di kantor, sekolah, maupun untuk kebutuhan pribadi.

Kalau harus mengetik dokumen atau bikin presentasi, hampir semua orang langsung terpikir untuk memakai MS Office. Tapi sekarang, situasinya sudah berubah cukup jauh.

Microsoft memang terus mengembangkan produknya menjadi Microsoft 365, dengan tambahan fitur seperti OneDrive, Teams, dan OneNote. Sekilas terlihat lebih lengkap.

Baca Juga: Meeting Itu Bukan Pekerjaan, Kata CEO Southwest Airlines yang Hanya Mau Rapat 2 Hari dalam Seminggu

Tapi di sisi lain, banyak pengguna justru merasa pemakaiannya jadi lebih rumit. Belum lagi harganya yang terus naik, terutama sejak Microsoft menambahkan fitur AI Copilot ke dalam paketnya.

Masalahnya, tidak semua orang butuh AI. Sementara, pengguna tetap harus membayar lebih, mau dipakai atau tidak. Ini yang bikin banyak orang mulai merasa kurang worth it. Apalagi ada juga yang mengeluhkan performanya.

Beberapa pengguna bilang fitur baru ini malah mengganggu alur kerja. Hal-hal sederhana seperti cari email di Outlook atau buka file jadi terasa lebih ribet dari sebelumnya.

Aplikasi perkantoran alternatif

Soal AI itu sendiri, ada banyak kekhawatiran tentang isu privasi, keamanan data, sampai dampaknya terhadap lingkungan. Semua ini membuat sebagian pengguna merasa mereka membayar mahal untuk sesuatu yang belum tentu mereka butuhkan.

Memang, Microsoft masih menyediakan versi tanpa langganan, seperti Office Home 2024. Dengan sekali bayar, pengguna bisa tetap memakai Word, Excel, dan PowerPoint tanpa harus berlangganan bulanan.

Tapi versi ini juga punya keterbatasan. Tidak ada update fitur baru, dan beberapa aplikasi tambahan tidak termasuk. 

Baca Juga: Masih Ada Sisa THR? Lebih Baik buat Investasi Emas, Begini Tips Beli Emas buat Pemula

Di sisi lain, sekarang sudah banyak alternatif aplikasi perkantoran gratis yang bisa menggantikan fungsi Microsoft Office dengan cukup baik. Salah satu yang paling populer adalah Google Drive.

Dengan akun Gmail, pengguna sudah bisa mengakses Docs, Sheets, dan Slides secara online. Semuanya tersimpan di cloud, jadi bisa dibuka dari mana saja dan mudah dibagikan ke orang lain.

Selain itu, ada juga LibreOffice. Ini software gratis yang bisa diunduh dan digunakan secara offline. Tampilannya cukup mirip dengan Microsoft Office versi lama, jadi terasa familiar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: bgr.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X