Jangan lupakan juga laman "Karier" di website perusahaan. Memelihara halaman ini agar tetap menarik dan responsif butuh biaya hosting dan tenaga ahli IT. Kandidat berkualitas biasanya akan mengecek website resmi sebelum melamar, jadi performa laman ini sangat berpengaruh pada citra perusahaan.
• Biaya seleksi
Setelah kandidat masuk ke radar, kita butuh alat untuk memvalidasi kemampuan mereka. Banyak perusahaan memilih untuk outsource atau menggunakan pihak ketiga untuk tes kemampuan dan penilaian psikologis.
Baca Juga: Sad Banget, Tiap Dua Minggu ada Satu dari 7.000 Bahasa Aktif di Dunia yang Hilang!
Cara ini membantu kita menyaring kandidat sebelum masuk ke tahap wawancara yang memakan waktu lama. Biayanya bisa dihitung per kandidat atau dalam bentuk langganan layanan tes.
Lalu, ada biaya pemeriksaan latar belakang (background check). Ini langkah standar untuk memastikan informasi yang diberikan kandidat memang benar, dan mereka nggak punya catatan kriminal yang mengkhawatirkan.
Tergantung kedalaman pemeriksaannya, biayanya bisa dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah per orang.
Biaya eksternal
• Iklan dan agensi
Memasang iklan di job board populer juga butuh biaya nggak sedikit. Ada situs yang memakai sistem pay-per-click, ada juga yang bayar per durasi tayang. Kalau strategi iklannya tidak diatur, biaya ini bisa membengkak dengan cepat tanpa hasil yang efektif.
Baca Juga: 6 Maskapai Penerbangan dengan Hidangan Terbaik di Kelas Premium Economy Tahun 2026
Kadang, untuk posisi spesifik atau pimpinan tinggi, kita butuh bantuan pihak luar seperti agensi rekrutmen atau headhunter. Mereka punya jaringan yang lebih luas, tapi tentu saja ada biaya jasanya. Biasanya biaya itu lumayan besar, tapi setara dengan efisiensi waktu dan kualitas kandidat yang didapatkan.
• Biaya akomodasi dan relasi
Untuk posisi strategis, terkadang kandidat nomor satu justru ada di luar kota atau luar negeri. Di sinilah muncul biaya penggantian perjalanan wawancara. Meskipun sekarang sudah banyak wawancara daring, sesi tatap muka terakhir biasanya tetap diperlukan. Kalau sudah sampai tahap ini, perusahaan biasanya menanggung biaya tiket dan penginapan mereka.
Artikel Terkait
Microsoft Tawarkan Program Resign Sukarela bagi 7% Karyawannya di AS, Dibuka Sekali Ini Saja!
Gangguan Pencernaan Ini Erat dengan Kehidupan Pekerja Kantoran Modern. Waspadai Irritable Bowel Syndrome !
Waspada Bagi Yang Punya Perut Buncit dan Terasa Keras, Bisa Jadi Tubuhmu Menyimpan Visceral Fat yang Berbahaya
Marah Ternyata Bisa Jadi “Bahan Bakar” Produktivitas, Asal Tahu Cara Mengelolanya
Niksen, Seni “Tidak Melakukan Apa-Apa” dari Belanda yang Justru Baik untuk Mental
Lowongan Dosen Bahasa Indonesia di Thailand, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
6 Langkah Hiigh Impact Yang Bisa Menurunkan Visceral Fat Kamu Secara Efektif. Kuncinya Disiplin!