Karachristos mengatakan, pendekatan tersebut bisa membantu calon pekerja membangun hubungan yang berharga dengan tim perekrutan.
Dengan kata lain, jika ada pekerjaan atau perusahaan yang ingin kamu kejar, tidak ada salahnya untuk membuat minat tersebut diketahui, terlepas dari apakah itu langsung mengarah ke pekerjaan.
“Pelajarannya di sini adalah terbuka atau tidaknya lowongan kerja, perekrut selalu mencari bakat atau kandidat potensial,” kata Karachristos.
Baca Juga: 7 Cara Agar Tetap Semangat di Hari Terakhir Kerja Sebelum Cuti Bersama
Jika ghost listing potensial adalah pekerjaan yang benar-benar kamu inginkan, cara itu layak diterapkan. Jangan kehilangan harapan bahwa lowongan yang sepertinya palsu adalah untuk pekerjaan yang kamu inginkan.
Kadang-kadang untuk mendapatkan pekerjaan melalui lowongan kerja lama, tergantung pada industri mana kamu melamar. Karachristos mengatakan dia melihat kandidat mendapatkan pekerjaan dari listing lama dengan permintaan tinggi dan turnover tinggi, seperti layanan pelanggan seperti server, teller bank, atau tenaga penjualan.
Artikel Terkait
Resep Idul Adha: Sate Godog Khas Aceh
Adrianto Djokosoetono Jadi Dirut Baru Blue Bird, Gantikan Sigit Djokosoetono yang Menyamar Jadi Supir Taksi
4 Fakta Menarik Di Balik Pembuatan Series Sabtu Bersama Bapak yang Tayang 29 Juni
Seiring Bertambah Usia, Raisa Akui Target Hidupnya Berubah
Hukum Jual Beli Daging Kurban, Bolehkah Dijual Lagi?
Libur Cuti Bersama, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Kepolisian Jika Terjadi Kepadatan