kubikel

Boomerang Employee, Ketika Mantan Karyawan Kembali Bekerja di Kantor Lama setelah Sempat Resign

Rabu, 8 Mei 2024 | 10:42 WIB
Ilustrasi: Boomerang employee adalah sebutan untuk karyawan yang kembali bekerja di kantor lama setelah resign dan bekerja di perusahaan lain. (Freepik)

Mereka cenderung untuk kembali ketika semua faktor ini menguntungkan, dan konteks keluarga serta aspirasi karir mereka selaras dengan faktor-faktor tersebut.

Budaya perusahaan dan perilaku kepemimpinan juga memainkan peran paling penting dalam mendorong mantan karyawan kembali ke perusahaan yang lama, tambahnya.

Bakshi dari Marsh McLennan mengatakan, boomerang employee umumnya bekerja di bidang-bidang seperti asuransi, aktuaria, investasi, operasi, dan teknologi informasi.

Baca Juga: Bergantung pada AI, Surat Lamaran Lulusan Baru Cenderung Plek-Ketiplek dengan Milik Kandidat Lain

Secara internal, timnya berkomitmen menciptakan tempat kerja yang inklusif, memberikan peluang pengembangan karir, mendorong keseimbangan kehidupan kerja, menawarkan fleksibilitas, dan memastikan stabilitas.

Namun ada lebih banyak alasan mengapa mantan karyawan kembali bekerja di kantor lama.

“Sifat industri dan jenis keterampilan yang kami cari mencakup jaringan profesional yang erat. Individu tersebut umumnya memelihara hubungan yang kuat dengan mantan kolega dan manajer, sehingga memfasilitasi transisi yang mulus ketika peluang baru muncul,” jelas Bakshi.

Tindakan proaktif yang dapat diambil 

Aditya mengatakan, atasan tidak hanya harus memahami perubahan ini, tetapi juga tahu bagaimana memanfaatkan tren ini dengan mengembangkan lingkungan yang memprioritaskan kesejahteraan karyawan.

Baca Juga: Begini Rasanya Menjadi Awak Kabin di Maskapai UEA dengan Gaji Puluhan Juta Sebulan

Mereka juga harus memperkuat tujuan dan misi organisasi melalui struktur, sistem dan proses. Perusahaan perlu membina mantan karyawannya, dan terus berupaya dalam komunikasi eksternal agar dapat memanfaatkan niat baik yang mereka miliki.

Selain itu, mempekerjakan boomerang employee dapat menghasilkan efisiensi yang lebih besar dengan mengurangi waktu perekrutan dan orientasi, karena mereka memerlukan lebih sedikit pelatihan dan mampu berintegrasi dengan lancar ke dalam lingkungan yang lama.

Pada akhirnya, ini adalah situasi yang saling menguntungkan ketika keterampilan mereka selaras dengan kebutuhan peran tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini