Di tempat kerja, karyawan Gen-Z mungkin menggunakan "no cap" untuk menekankan transparansi, kejujuran, atau ketulusan dalam pernyataan mereka.
Misalnya, mereka mungkin berkata, "No cap, saya pikir proyek kita benar-benar akan melampaui ekspektasi kalau kita mematuhi jadwal ini."
Penggunaan gaya bahasa Gen Z itu menandakan bahwa pembicara berterus terang tentang keyakinan mereka terhadap potensi proyek.
Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Atlet Bisa Menjadi Karyawan yang Lebih Baik, Lihat Saja Buktinya!
Lit
"Lit" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menarik, menyenangkan, atau keren. Istilah ini berakar pada budaya jazz tahun 1910-an, tetapi sekarang populer di kalangan generasi muda.
Di tempat kerja, "lit" menunjukkan antusiasme dan kepositifan, menjadikannya cara yang santai untuk mengekspresikan persetujuan atau kegembiraan tentang suatu proyek, acara, atau pencapaian.
Cara yang tepat untuk menggunakan "lit" dalam kalimat adalah: "Kolaborasi tim kita di proyek ini lit banget; saya sangat menghargai kontribusi semua anggota tim!"
Rizz
"Rizz" adalah istilah slang yang berarti "karisma", dan merujuk pada kemampuan seseorang untuk memikat atau menarik orang lain, terutama dalam konteks romantis.
Baca Juga: Daftar Warisan UNESCO Terbaru, Ada 24 Situs yang Ditambahkan
Di tempat kerja, karyawan Gen Z menggunakan "rizz" untuk memuji karisma koleganya atau kemampuan untuk melibatkan orang lain secara efektif.
Misalnya, saat rapat mereka berkata, "Presentasi kamu rizz banget; semua orang terpesona sama penyampaian kamu, loh." Jadi penggunaan ini menekankan kinerja yang mengesankan.
Saking populernya, gaya bahasa Gen Z tersebut sampai-sampai dinobatkan sebagai "Word of the Year" oleh Oxford English Dictionary tahun 2023.
Ick