Mencegah kelelahan akibat overworking
Kasus kematian Anna Sebastian Perayil membuat banyak orang menyoroti risiko kelelahan kerja yang membayangi para karyawan.
Pada dasamya, terdapat faktor yang dapat mencegah kelelahan akibat pekerjaan yang berlebihan atau overworking, yaitu:
Baca Juga: 5 Alasan Harga Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal daripada Harga Tiket Internasional
Faktor organisasi
Budaya organisasi menciptakan aturan tidak tertulis yang memandu perilaku karyawan, termasuk cara mereka berinteraksi satu sama lain.
Budaya organisasi yang positif, yang memprioritaskan keselamatan, berperan penting dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit dan cedera akibat pekerjaan, termasuk kelelahan kerja.
Selain itu, budaya organisasi yang positif dapat diciptakan dengan memastikan perilaku kepemimpinan dan kebijakan serta praktik di tempat kerja.
Kebijakan itu seperti memberikan penghargaan untuk perilaku aman, dan konsekuensi untuk perilaku tidak aman, yang selaras dengan hasil kesehatan dan keselamatan yang lebih baik.
Baca Juga: Profil Heri Hermansyah, Rektor Baru UI yang Pernah Jadi Guru Besar Termuda di Fakultas Teknik
Faktor kepemimpinan
Kepemimpinan di semua tingkatan organisasi memegang peranan penting dalam menciptakan budaya positif yang mengutamakan keselamatan.
Komitmen yang aktif dan nyata terhadap pencegahan dan pengelolaan kelelahan di tempat kerja dari atas ke bawah adalah hal yang sangat penting.
Hal tersebut untuk mendorong perubahan positif dan memastikan risiko kelelahan kerja dikelola secara terus-menerus menjadi lebih baik.
Faktor kebijakan organisasi